~ Blog Ini Sudah Tidak Terurus Kembali :D Vakum ~

Saturday, 27 April 2013

Barito Putera Cukur PSPS Dengan Skor 5-2

http://sphotos-b.xx.fbcdn.net/hphotos-ash4/s320x320/485541_381051468670637_1682167060_n.jpg
Tuan rumah Barito Putera mengalahkan PSPS Pekanbaru dengan skor telak 5-2 dalam lanjutan Liga Super Indonesia di Stadion Demang Lehman Martapura Kalimantan Selatan, Sabtu (27/4).

Kemenangan besar Barito di laga terakhir ISL putaran pertama itu dipersembahkan striker Coulibaly Djibril yang menyumbangkan empat gol atau quatrix, sedangkan satu gol lagi dicetak Dedy Hartono.

Sedangkan dua gol PSPS Pekanbaru yang menempati peringkat 16 klasemen sementara ISL dicetak dua pemain asing yakni Tsimi Joel dan striker Pape Latyr yang tampil cukup meyakinkan dalam pertandingan tandang itu.

Pertandingan yang disaksikan sekitar 10 ribu penonton dipimpin wasit Oky Dwi Putra berlangsung seru dan membuat penonton menahan nafas karena banyak peluang gol yang diciptakan pemain-pemain Barito.

Di babak pertama, sedikitnya ada lima peluang emas yang hampir membuahkan gol bagi Barito namun hanya dua yang berhasil yakni menit ke-32 melalui kaki Djibril setelah berhasil melewati dua pemain belakang PSPS.

Dua menit kemudian atau menit ke-34, striker bernomor punggung 21 itu kembali membobol gawang PSPS yang dijaga kiper Fance Haryanto setelah menerima umpan silang dari Syaifullah Nazar di dalam kotak penalti.

Kedudukan 2-0 bagi anak-anak asuhan Salahudin itu tetap bertahan hingga pluit babak pertama berakhir dan memasuki babak kedua, pemain Barito tetap mempertahankan pola menyerang untuk mendobrak pertahanan PSPS.

Hasilnya, menit ke-54 Djibril mencetak gol ketiga atau hattrick setelah menerima umpan dari bagian tengah lapangan kemudian menggiring bola ke kotak penalti dan berhasil memperdaya kiper PSPS.

Ketinggalan tiga gol membuat pemain PSPS bangkit dan berusaha mencetak gol. Hasilnya menit ke-61 pemain belakang Tsimi Joel melepaskan tembakan keras yang tidak mampu dihalau kiper Barito sehingga skor menjadi 3-1.

Satu gol balasan itu membuat anak-anak asuhan Mundari Karya makin percaya diri untuk mengejar ketinggalan dan menit ke-72 kembali membobol gawang Barito yang dijaga Aditya melalui kaki striker asing Pape Latyr.

Selisih satu gol, membuat pemain Barito meningkatkan tempo serangan dan berhasil menambah gol melalui kaki Djibril pada menit ke-82 setelah lolos dari pengawalan pemain belakang PSPS.

Menutup kemenangan Barito, pemain tengah Dedy Hartono ikut menyumbangkan gol menit ke-86 setelah menerima umpan lambung dari penjaga gawang kemudian menggiring bola dan melepaskan tembakan dari luar kota penalti.

Pelatih Barito Putera Salahudin mengatakan, anak-anak asuhnya tampil prima dan berhasil mengembangkan pola menyerang sehingga mampu membobol gawang lawan hingga lima kali meski pun sempat kebobolan dua gol.

Sedangkan Asisten pelatih PSPS Pekanbaru Afrizal Tanjung mengakui pemainnya sering salah posisi sementara pemain Barito bermain bagus sehingga bisa meraih kemenangan dengan skor telak.

Sumber : http://www.metrotvnews.com
readmore »»  

Adik Kandung SvD Tertarik Mengikuti Seleksi Persib ?


Adik kandung Striker Persib Bandung, Sergio Van Dijk dikabarkan siap untuk mengikuti seleksi di Persib. Dia adalah Danny Van Dijk, Mantan pemain FC Emmen berusia 27 Tahun ini adalah pemain multifungsi yang bisa beroperasi di Wingback Kiri dan Sayap kiri.

Danny van Dijk memulai karirnya di klub amatir ACV, lalu pada tahun 2007 ia bergabung dengan FC Emmen yang merupakan klub di mana kakaknya, Sergio van Dijk pernah berkarir. Di FC Emmen Danny van Dijk hanya tampil sebanyak 18 kali, lalu ia pun memutuskan untuk berkarir di Harkemase Boys.

"Dia tertarik berkarir di Indonesia, Kakaknya juga main disana (Persib Bandung), jadi saya kira pilihan yang tepat untuk Danny jika dia ingin berkarir di Indonesia." Ujar Pieter Spinder selaku Chairman Klub Harkemase Boys. Meskipun memiliki Kakak yang juga Mantan Topskor Liga Australia, Garis takdir sang adik tidak secemerlang Karir Sergio Van Dijk.

Terhitung sejak tahun 2009 Danny tidak memiliki Klub tetap, dan dikabarkan sejak beberapa Bulan lalu Danny hanya sekedar mengikuti Latihan bersama klub-klub amatir di Belanda.

Kendati demikian, Bukan berarti Danny tidak memiliki kemampuan hebat sebagai seorang Wingback Kiri. Tahun 2007-2008 Danny bergabung dengan salah satu Klub bersejarah di Belanda, FC Emmen. Dan di klub tersebut sebuah petaka menimpanya, Danny menderita cedera parah yang mengakibatkan dia tidak bisa kembali ke Performa yang sesungguhnya.

Danny berniat membangun kembali karirnya sebagai pemain sepakbola di Negeri leluhurnya, Indonesia. Danny yang lahir pada 28 Maret 1984 tergolong sedang berada di umur emas pemain sepakbola.

Danny berharap dirinya bisa mendapatkan pengalaman berharga dengan berkarir di Indonesia. Danny sendiri mengaku belum terlalu tahu kondisi sepakbola Indonesia, Jika Persib enggan untuk merekrutnya, Danny bersedia membela Klub kecil yang bermain di Divisi bawah sekalipun, Mungkin klub-klub seperti Persikab dan Persipasi bisa menjadi sebuah opsi.
readmore »»  

Thursday, 25 April 2013

Pieter Rumaropen : Seribu Maaf Untuk Wasit

Pemain Persiwa Wamena, Pieter Rumaropen mengaku, menyesal atas tindak pemukulan yang dilakukannya kepada wasit Muhaimin.

Dia meminta maaf kepada wasit serta menyampaikan pesan terhadap para pemain muda untuk tidak mencontoh perilaku buruk yang dilakukannya.

"Saya ingin bertemu wasit untuk menyampaikan permintaan maaf namun belum bisa. Ini sudah menjadi tanggung jawab saya, Seribu maaf buat wasit," katanya saat dihubungi, Kamis (25/4/2013).

Seperti diketahui, Rumaropen menghujamkan pukulan ke wajah wasit Muhaimin yang memimpin laga Pelita Bandung Raya menghadapi Persiwa Wamena di pertandingan lanjutan kompetisi ISL pada Minggu (21/4/2013).

Akibat pukulan itu, bibir Muhaimin mengalami luka sobek sehingga tidak dapat lagi memimpin pertandingan dan harus diganti oleh wasit keempat.

Tindakan yang dilakukan oleh Rumaropen merupakan dampak dari sikap tidak setujunya terhadap keputusan wasit yang memberikan hadiah penalti kepada PBR pada menit ke-81.

"Saya menyesal atas perilaku saya saat pertandingan itu. Tindakan itu tidak pantas dilakukan. Kejadian itu menjadi pelajaran bagi para pemain muda supaya kejadian ini tidak terulang," ujarnya.
readmore »»  

Barito Putra Taklukkan Tim Ibukota Persija

Persija Jakarta kembali menelan hasil buruk dalam lanjutan Indonesia Super League (ISL). Menghadapi Barito Putra di Stadion  indrasari Martapura, tim kebanggaan ibu kota itu takluk 1-2.

Setelah bertarung tanpa gol di babak pertama, Persija yang berambisi bangkit, setelah tidak pernah mengecap poin penuh dari tujuh pertandingan terakhir, harus mengakui keunggulan tuan rumah lebih dulu yang membobol gawang Persija melalui aksi Yongki Aribowo pada menit 57. Yongki sendiri baru masuk di babak kedua menggantikan Sugeng Wahyudi.

Persija yang berusaha menekan akhirnya berhasil menyamakan kedudukan pada menit 80, melalui Robertino Pugliara. Sayang di tengah asa yang mulai muncul lagi, pemain Persija justru kembali tersengat.

Nahas bagi Macan Kemayoran. Harapan mendulang poin dari lawatannya ke Kalimantan akhirnya pupus, setelah Yongki kembali membobol gawang yang dikawal Adixi Lenzevio, hanya tiga menit berselang dari gol penyama kedudukan Ismed Sofyan Cs.Kedudukan 2-1 bertahan hingga peluit bubar dibunyikan.

Kekalahan ini semakin menancapkan Macan Kemayoran di dasar kubangan zona degradasi. Hingga pekan ke-16 Persija baru mengoleksi poin 9 hasil dari dua kali menang, tiga kali seri dan 11 kekalahan.

Sementara itu, bagi Barito Putra, kemenangan ini membuat posisinya naik dari 11 ke posisi delapan dengan poin 22 hasil bertarung di 16 laga. Selain itu, Barito juga memutus catatan tidak pernah menang di lima pertandingan terakhir.

Sumber : http://bola.okezone.com
readmore »»  

Monday, 22 April 2013

Pertandingan PBR v Persiwa Diwarnai Pemukulan Wasit

Pertandingan Pelita Bandung Raya (PBR) melawan Persiwa Wamena dalam laga lanjutan Indonesia Super League (ISL) di Stadion Siliwangi, Bandung, Minggu (21/4/13) diwarnai insiden pemukulan wasit. Pemain Persiwa Edison Pieter Rumaropen terlihat memukul wajah wasit Muhaimin hingga berdarah. Rumaropen sepertinya emosi saat Muhaimin memutuskan memberikan tendangan penalti kepada tuan rumah pada menit ke-70. Penalti diberikan setelah pemain belakang Persiwa menjatuhkan Nova Arianto di kotak penalti.




Akibat insiden tersebut, pertandingan sempat terhenti beberapa menit. Setelah kedua tim dan inspektur pertandingan berembuk, akhirnya pertandingan dilanjutkan dipimpin wasit pengganti Tabrani. Rumaropen pun akhirnya diusir ke luar lapangan setelah mendapat kartu merah. Sebelumnya, Persiwa juga mendapat kartu merah untuk Richardo yang sengaja menginjak tangan lawan.

Pertandingan itu sendiri akhirnya dimenangkan tuan rumah dengan skor 2-1 setelah sempat tertinggal dahulu oleh gol cepat Camara Sekou ketika laga baru berjalan satu menit. Dua gol PBR dibuat M Arsyad dan Gaston Castano lewat tendangan penalti.

Laga PBR kontra Persiwa sebenarnya berjalan menarik. Ketika pertandingan baru berjalan satu menit, Camara Sekou berhasil membobol gawang Edi Kurnia setelah mendapat umpan panjang dari tengah lapangan. Menit 14, PBR punya kans besar menyamakan kedudukan. Mereka mendapatkan hadiah tendangan penalti dari wasit setelah pemain lawan, Richardo Roberto, melakukan handsball.

Sayang, Gaston yang dipercaya menjadi eksekutor gagal menjalankan tugasnya dengan baik. Jelang akhir babak pertama, Persiwa harus bermain dengan 10 orang. Richardo diusir keluar lapangan karena sengaja menginjak tangan lawan.

Unggul jumlah pemain, PBR lebih leluasa mengurung pertahanan Persiwa. Beberapa kali Gaston dan pemain anyar mereka, Marwan Sayedeh, melakukan serangan berbahaya. Akhirnya usaha PBR membuahkan hasil. Pada menit ke-68, Arsyad yang mendapat umpan terobosan berhasil menjebol gawang Persiwa.

Gol penyeimbang ini rupanya memicu semangat pemain PBR untuk lebih menekan lawan. Dalam sebuah serangan balik, Nova yang berhasil lolos ke daerah pertahanan Persiwa diganjal dari belakang. Wasit Muhaimin segera meniup peluit sambil menunjuk titik putih. Putusan wasit langsung diprotes para pemain Persewa. Rumaropen yang terlihat marah berlari dari arah belakang dan langsung meninju wajah Muhaimin.

Gaston yang sebelumnya gagal mengeksekusi penalti, kali ini berhasil menceploskan bola ke gawang Persiwa. Kedudukan pun berakhir 2-1 untuk kemenangan PBR

Sumber : http://www.beritabarito.com
readmore »»  

Sriwijaya FC Pecat 5 Pemain

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhqMZz3OQ4RwDRCpLrzN_5s0QQ7n73l1zP1HWgqsG7XQATOlsCS7tssAYOmZ3m7mdQg2XCE2KUC6_KPj6idAb47l0t9WOCaw1voDJVSxCocmZ1FSdPnvKf1sh9wxHgKJ1zV0G_SBYZIjU0/s1600/1.jpg
Kompetisi Indonesia Super League (ISL) putaran pertama belum berakhir, namun manajemen Sriwijaya FC mengeluarkan keputusan mengejutkan dengan memecat lima pemain sekaligus. Informasi pemecatan para pemain ini disampaikan manajemen Sriwijaya FC, Senin (22/4), di Hotel Swarna Dwipa, Palembang.

Manajer Sriwijaya FC Robert Heri menjelaskan, setelah dilakukan evaluasi sepanjang putaran pertama yang sudah dilalui tim asal Sumatera Selatan ini, maka manajemen memutuskan melepas lima pemain, yaitu Aliyuddin, Imanuel Padwa, Sultan Samma, Fakhruddin, dan Taufik Kasrun.

“Berdasarkan evaluasi, kontribusi, efisiensi, kebutuhan tim serta penghematan dana, maka kita memutuskan untuk melepas Aliyuddin, Padwa, Sultan Samma, Fakhruddin dan Taufik Kasrun,” ujar Robert Heri kepada GOAL.com Indonesia.

"Mereka resmi kita lepas hari ini dan tidak akan lagi memperkuat SFC pada sisa pertandingan putaran pertama. Sekarang mereka sudah bisa mencari klub lain," kata Robert.

Dikatakan Robert, pelepasan Sultan Samma, Fakhruddin, dan Aliyuddin dilakukan karena kembalinya Erick Weeks Lewis. Apalagi Aliyudin, Fakhruddin, dan Sultan Samma juga kurang memberikan kontribusi maksimal bagi tim sepanjang putaran pertama yang sudah dilalui.

"Begitu juga dengan Padwa dan Taufik Kasrun yang jarang tampil,” ujarnya.

Meskipun langsung melepas lima pemain sekaligus, namun manajemen Sriwijaya FC belum mau menyebutkan siapa pemain yang akan menggantikan pemain yang dilepas.

"Untuk saat ini baru Diego Michels yang resmi bergabung dengan Sriwijaya FC pada putaran kedua nanti,” kata Robert.

Sriwijaya FC Gelontorkan Rp1,2 M

Direktur keuangan PT SOM, Augie Bunyamin mengatakan, manajemen Sriwijaya FC sudah menyiapkan dana Rp1,2 miliar sebagai kompensasi pemecatan Sultan Samma dkk.

"Kita sudah siapkan kompensasi untuk lima pemain yang dilepas sebesar Rp1,2 M terdiri dari gaji bulan ini, bonus tambahan gaji satu bulan serta DP," ujar Augie.

Dikatakan Augie, pelepasan para pemain sengaja dilakukan sekarang agar pemain yang dilepas memiliki banyak waktu untuk mencari klub baru pada putaran kedua nanti.

Hal senada diungkapkan manajer SFC, Robert Heri. Menurutnya, mulai hari ini, lima pemain tersebut dipersilahkan mencari klub lain dan tidak lagi membela Sriwijaya FC.

"Mereka resmi kita lepas hari ini dan tidak akan lagi memperkuat SFC pada sisa pertandingan putaran pertama," kata Robert.

Sumber : http://id.olahraga.yahoo.com
readmore »»  

Blanco : Timnas Senior atau Tidak Sama Sekali ?!

Luis Manuel Blanco: Timnas Senior Atau Tidak Sama Sekali
Pelatih asal Argentina Luis Manuel Blanco merasa kecewa jabatannya sebagai pelatih timnas senior digusur oleh Jacksen F. Tiago. Ia pun menolak untuk bersedia memegang jabatan pelatih timnas U-19 yang diberikan kepadanya.

Blanco mengakui ada beberapa pihak yang meragukan kualitasnya sebagai seorang pelatih. Namun, ia menegaskan dirinya adalah pelatih berkualitas yang sangat berpengalaman di pentas Eropa.

"Memang ada yang menyangsikan curicculum vitae saya sebagai pelatih. Tapi saya tegaskan, saya pernah melatih klub yang berlaga di Coppa Libertadores dan Liga Champions Eropa. Jadi, kualitas saya seharusnya tidak diragukan," kata Blanco dalam sebuah konferensi pers.

Klub Liga Champions yang dimaksud Blanco adalah Dinamo Tirana yang mengikuti kualifikasi Liga Champions 2010 namun timnya tersingkir di babak kedua sehingga gagal melaju ke babak utama. Saat itu, Blanco juga hanya bertahan selama setengah musim di sana.

Oleh karena itu, Blanco menegaskan dirinya hanya akan bersedia bertahan di Indonesia apabila memegang jabatan sebagai pelatih timnas senior, bukan pelatih timnas U-19.

"Timnas senior atau tidak sama sekali. Saya datang ke BTN lewat Isran Noor dan dikontrak selama dua tahun. Saya yakin, jika diberi kepercayaan, timnas Indonesia bisa berprestasi selama dua tahun mendatang. Apalagi, di sini memang banyak pebola berbakat," imbuhnya.

Sumber : http://id.olahraga.yahoo.com
readmore »»  

Luis Manuel Blanco Tolak Tawaran La Nyalla

http://data.tribunnews.com/foto/bank/images/Luis-Manuel-Blanco.jpgTawaran Badan Tim Nasional Indonesia (BTN) kepada Luis Manuel Blanco untuk menangani tim nasional Indonesia U-19, bertepuk sebelah tangan. Pelatih asal Argentina tersebut, menegaskan hanya bersedia menangani Timnas senior.


"Saya masih memiliki kontrak dua tahun dengan BTN versi pak Isran Noor. Sehingga, kalau ada yang mengaku-aku sebagai Ketua BTN, saya tidak akan menerima apapun yang ditawarkan," ujar Luis Manuel Blanco.

Posisi Blanco di Timnas senior, disingkirkan BTN pimpinan La Nyalla Mahmud Matalitti, seiring penunjukkan Jacksen F Tiago, notabene pelatih asal klub kompetisi Indonesia Super League (ISL), Persipura Jayapura.

Ketika itu, La Nyalla Mahmud Matalitti, mengaku belum mengetahui rekam jejak prestasi Blanco secara lengkap. Sehingga, tidak bisa menempatkan pelatih kelahiran Argentina, 13 Desember 1953 tersebut menjadi pelatih timnas senior.

Padahal, Isran Noor mempercayakan Luis Manuel Blanco untuk menangani timnas senior di kualifikasi Piala Asia 2015, Piala AFF 2014 dan SEA Games 2013.

Sebelumnya, peran Blanco juga sempat tersingkir ketika pertandingan lanjutan kualifikasi Piala Asia 2015, lawan Timnas Arab Saudi di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta, Sabtu (23/3).
Posisinya, secara sepihak digantikan duet pelatih asal klub kompetisi ISL, Rahmad Darmawan (Arema) dan Jacksen Ferreira Tiago (Persipura Jayapura).

"Langkah selanjutnya, saya serahkan semua ke pak Isran Noor. Apakah saya tetap di sini atau kembali ke Argentina. Saya hanya menginginkan sepakbola Indonesia lebih baik. Sepakbola Indonesia tidak boleh buat politik dan kepentingan kelompok apapun," tutup mantan pemain Boca Junior Athletic Club dan Oriente Petrolero Club tersebut.

Sumber : http://id.olahraga.yahoo.com
readmore »»  

PSSI Janjikan Timnas Indonesia Ke Jepang & Korsel

PSSI kembali melontarkan janji menggiurkan
bagi Timnas Indonesia. Kali ini, Timnas
Indonesia U-23 yang diiming-imingi janji
tersebut oleh PSSI. Tak hanya adu tanding
dengan timnas atau klub
mancanegara, namun skuat Timnas Indonesia
U-23 diupayakan untuk menimba ilmu di dua
negeri raksasa sepakbola Asia, yakni Jepang
dan Korea Selatan (Korsel), selama 2 minggu
sampai dengan 1 bulan. Ketua Umum PSSI,
Djohar Arifin Husin, mengatakan,
pihaknya sudah berkoordinasi dengan Satlak
Prima
bentukan KONI mengenai rencana bagi Timnas
Indonesia U-23 untuk menggelar ujicoba ke
luar negeri. Menurut Djohar Arifin, hal itu perlu
untuk
menambah jam terbang Andik Vermansyah dan
kawan-kawan yang akan diterjunkan ke SEA
Games
2013 pada akhir tahun nanti. “Kita sudah minta
ke Satlak Prima agar mereka
ujicoba ke luar. Mungkin kita akan suruh ke
negara
yang banyak timnya di tingkat Asia seperti
Jepang,
Korea Selatan,” kata Djohar Arifin Husin di
Jakarta belum lama ini. “Kita sarankan ke situ,
selama dua minggu atau
satu bulan. Di sana juga kita tahu
pembinaannya
benar jadi bagus sekali buat timnas SEA Games
kita yang masih minim jam terbang
internasional,” lanjutnya. Timnas Indonesia
U-23 yang saat ini dibesut oleh Rahmad
Darmawan (RD) yang dibantu oleh Aji Santoso
sebagai asisten pelatih memang sedang
bersiap
untuk menghadapi SEA Games 2013 yang akan
digelar di Myanmar. PSSI pun mencanangkan
target kepada Timnas
Indonesia U-23 untuk bisa meraih medali emas
di
gelaran olahraga terbesar di Asia Tenggara itu.
Terakhir kali Indonesia mampu menyabet emas
adalah di SEA Games tahun 1991 silam. RD
rencananya akan memanggil sedikitnya 60
pemain
untuk mengikuti seleksi sebelum terpilih
masuk ke
pelatnas Timnas Indonesia U-23. Dijadwalkan,
para
pemain yang bakal dipanggil itu akan
diumumkan
pada akhir bulan ini. “Rencananya kami akan
memanggil sekitar 60
pemain untuk mengikuti seleksi, tapi bisa saja
nantinya lebih dari 60 pemain. Nanti akan kami
umumkan pada tanggal 29 atau 30 April 2013
siapa-siapa yang akan dipanggil,” terang
Rahmad
Darmawan. ”Kemudian akan kami seleksi
menjadi 30
pemain. Saya akan komunikasikan dulu dengan
Aji
Santoso, yang pasti pemain semua kami
panggil
dari IPL maupun ISL” timpalnya.
readmore »»  

Persipura Tekuk Sriwijaya Di Palembang

130402_persipura-boaz.jpg
Persipura Jayapura kian tak terbendung setelah mempermalukan tuan rumah Sriwijaya FC di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring, Palembang, Sabtu malam, dengan skor 2-0 dalam laga lanjutan Indonesia Super League 2013.

Dengan hasil tersebut, Persipura Jayapura tetap memimpin klasemen sementara Liga Super Indonesia dengan 37 poin disusul Arema Indonesia dengan raihan 33, dan Mitra Kukar dengan 32 poin, Persiba Bandung dengan 30 poin.

Sedangkan kekalahan yang dialami "Laskar Wong Kito" pada pertandingan malam ini mengharuskan tim itu bertengger pada urutan ke-5 klasemen sementara dengan 29 poin.

Dua gol "Mutiara Hitam" ke gawang Sriwijaya tercipta melalui tendangan Boaz Sollossa pada menit ke-87 dan Nelson Alom pada menit ke-94.

Tim tuan rumah Sriwijaya FC langsung melancarkan strategi menyerang membuka pertandingan di hadapan sekitar 30.000 penonton.

Tak mau ketinggalan, Persipura juga meladeni permainan cepat "Laskar Wong Kito" dengan mengoptimalkan pemain di lini tengah.

Persaingan perebutan bola pada sektor tengah lapangan demikian ketat pada babak pertama ini menyusul peran Zah Rahan (Persipura) yang dominan dan strategi penumpukan pemain oleh Pelatih "Laskar Wong Kito" Kas Hartadi.

"Mutiara Hitam" julukan Persipura mendapatkan peluang pada menit ke-25 melalui tendangan mendatar Zah dari arah kiri gawang. Namun, bola kiriman mantan pemain Sriwijaya FC ini masih mampu ditangkap oleh Rivky Mokodompit.

Tak mau ketinggalan, tim tuan rumah juga mendapatkan kesempatan mencetak gol pada menit ke-39 melalui penyerang andalannya Tantan yang bergerak cepat menuju kotak penalti. Namun, peluang menjadi tersia-sia setelah penyelesaian akhir Tantan kurang sempurna.

Pelatih Sriwijaya FC mengubah komposisi pemain pada menit ke-36 setelah beragam strategi yang dilancarkan tak kunjung berbuah hasil.

Pemain amunisi baru "Laskar Wong Kito" Erick Weeks diturunkan untuk mengantikan Sultan Samma.

Hingga turun minum, skor kaca mata tetap bertahan.

Pada pada babak pertama ini, wasit Dodi Setia Permana mengeluarkan dua kartu kuning kepada Hilton Moreira (Sriwijaya FC) dan Otavio Dutra (Persipura).

Memasuki babak kedua, tim tuan rumah menaikkan tempo permainan untuk memecah kebutuan gol.

Bola tendangan Fahruddin nyaris berbuah gol bagi tuan rumah ppada menit ke-52. Namun, masih melayang tipis di atas tiang gawang.

Pertandingan pun kembali memanas dan wasit mengeluarkan dua kartu kuning sekaligus untuk Lee Joon Wong dan Bio Paulin.

Hilton berupaya keras menjebol gawang lawan dengan bergerak sendirian menyusuri sisi sayap kiri. Namun, sontekannya masih melesat di atas tiang gawang.

Kelengahan pemain belakang Sriwijaya FC berbuah petaka bagi tuan rumah pada menit ke-87.

Penyerang andalan Persipura Boaz mampu mengelabui dua defender dan melesakkan tendangan voli ke gawang. Kedudukan berubah 1-0 untuk Mutiara Hitam.

Tuan rumah mendapatkan peluang pada pengujung babak melalui sontekan Ponaryo. Akan tetapi, bola yang telah melewati pagar hidup masih membentur tiang.

Harapan tuan rumah untuk membalas ketinggalan gol, akhirnya benar-benar pupus setelah gol spektakuler dari pemain pengganti Nelson Alom di menit ke-94 atau di lima menit pertambahan waktu di babak kedua, memperjelas keunggulan tim tamu atas tuan rumah.

Gol mantan pemain PON Papua itu langsung disambut suka cita oleh tim dan pelatih Persipura Jayapura Jacksen F Thiago dengan melompat-lompat kegirangan.

Pertandingan pun berakhir dengan kemenangan Persipura setelah mempecundangi juara Liga Super Indonesia musim lalu dengan dua gol tanpa balas.

Sumber : http://web.bisnis.com
readmore »»  

Thursday, 18 April 2013

Diego Michiels Resmi Milik Sriwijaya FC

Di sela-sela pertandingan antara tuan rumah Sriwijaya FC dengan Persiwa Wamena, publik Jakabaring mendapat kabar gembira yakni Diego Michiels resmi bergabung dengan Laskar Wong Kito.

Kepastian ini didapat setelah ada penandatanganan kontrak antara Diego Michiels dengan Sriwijaya FC, yang disaksikan oleh Presiden Klub, Dodi Reza Alex Noerdin di jeda pertandingan.

Diego akhirnya resmi milik Sriwijaya FC dengan nomor punggung 94. Mantan pemain Pelita Jaya ini tampak sumringah saat membubuhkan tanda tangan kontrak kerja bersama tim peraih double winner ini.

Menurut Diego setelah tandatangan kontrak mengatakan, dirinya sangat senang dapat bergabung bersama Sriwijaya FC. "Akhirnya saya resmi bergabung dan dapat segera bermain serta mengenakan jersey Sriwijaya FC," ujarnya.

Sumber : http://bola.okezone.com
readmore »»  

Stevie Bonsapia Merapat Ke Persiram Raja Ampat


Keputusan berani Stevie Bonsapia saat meninggalkan Persipura Jayapura demi membela tim nasional Indonesia, tak mendapat ganjaran setimpal. Janji PSSI untuk mencarikan klub belum juga direalisasikan, sehingga Stevie belum juga memiliki klub.

Stevie resmi tidak mempunyai klub pascakontrak bersama tim Mutiara Hitam diputus karena bergabung ke skuad Merah Putih untuk menghadapi Irak, 6 Februari 2013.
Saat konflik PSSI masih memanas, beberapa klub ISL memang enggan melepaskan pemainnya ke timnas. Namun, Stevie tetap berani membela timnas dengan konsekuensi kontraknya diputus, karena PSSI berjanji untuk mencarikan klub baginya.
Pemutusan kontrak telah terjadi, tapi janji PSSI tak kunjung datang. Stevie mengatakan, sebenarnya PSSI memang telah membuka negosiasi dengan Bontang FC, Persija IPL, dan Persebaya Surabaya untuk merekrutnya. Namun, ia tak juga mendapat kepastian hingga akhir Maret ini. Alhasil, Stevie berinisiatif untuk mencari klub sendiri tanpa bantuan PSSI.
"Aku akhirnya memilih berusaha mencari tim sendiri belakangan ini," kata Stevie kepada wartawan, Sabtu (30/3/2013).

Inisiatif Stevie tampaknya tak sia-sia. Ia mengaku telah mencapai kesepakatan dengan klub ISL, Persiram Raja Ampat. Stevie akan direkrut untuk putaran kedua ISL musim ini.
"Sudah ada kesepakatan dengan Persiram. Aku akan bermain untuk Persiram mulai bulan Mei atau selama putaran kedua ISL," lanjutnya.
Meski PSSI tak memenuhi janjinya, Stevie mengaku tidak kecewa. Ia hanya mempertanyakan komitmen PSSI. "Tidak kecewa juga. Hanya saja, PSSI seharusnya komitmen," tegasnya.

Laporan Tribunnews.com

Sumber : http://referensi-sepakbola.blogspot.com
readmore »»  

Persepam Tahan Gresik United Dengan Skor 0-0

Shohei Matsunaga - Gresik United (GOAL.com/Antara)
Persepam Madura United berhasil menahan imbang tuan rumah Gresik United 0-0 dalam lanjutan Indonesia Super League (ISL) 2012/13 di Stadion Petrokimia, Gresik, Rabu (17/4). Kendati banyak mendapat serangan, lini bertahan Persepam masih mampu meredam tekanan yang diberikan Aldo Bareto cs..
Pada 15 menit pertama, Persepam tertekan oleh dominasi Gresik United yang berinisiatif menyerang lebih dulu. Beberapa kali pergerakan Aldo Bareto dan Shohei Matsunaga mengancam gawang Alfonsius Kelvan.

Persepam mendapatkan peluang pada menit ke-19. Zaenal Arif lolos dari jebakan offside, namun terlalu lama dalam mengeksekusi bola.

Di menit ke-27 hampir saja gawang Kelvan kemasukan gol. Andai saja kiper berusia 24 tahun tersebut tak mampu menepis tendangan bebas indah Agus Indra Kurniawan.

Kelvan kembali menjadi penyelamat Persepam kala aksinya menangkap tandukan Lan Bastian pada menit ke-42.

Pada babak kedua Persepam mencoba keluar untuk menyerang. Beberapa kali sepakan jarak jauh Osas Saha dan Isaac Djober mengancam gawang Gresik yang dijaga oleh Herry Prasetya.

Gresik tak tinggal diam, pelatih Widodo C. Putro memasukan dua pemain bernaluri menyerang, Siswanto dan Riski Novriansyah, untuk memecah kebuntuan. Akan tetapi pilihan tersebut tidak membuahkan hasil. Hingga berakhirnya pertandingan, skor tetap 0-0.

Tambahan satu poin tidak membuat Persepam beranjak dari posisi 10 dengan 19 poin. Sementara Gresik United, naik satu peringkat keurutan 12 dengan 16 poin.

Sumber
: http://bolanews.com
readmore »»  

Sriwijaya Tekuk Tamu Nya Persiwa Wamena

Hilton Moreira - Sriwijaya FC (GOAL.com/Abi Yazid)Sriwijaya FC sukses mengatasi tamunya Persiwa Wamena 1-0 dengan skor 1-0 pada lanjutan Liga Super Indonesia 2013. Gol tunggal kemenangan "Laskar Wong Kito" dicetak oleh Hilton Moreira dari titik penalti.

Sesaat wasit Solihin mulai meniupkan peluit pertanda babak pertama dimulai di  Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring, Palembang, Selasa (16/4/2013 sore, kedua tim sama-sama mencari celah untuk menembus area kotak penalti.

Lima menit berselang, pemain Persiwa Junior nyaris membobol gawang tuan rumah namun umpan silang dari Moh Hamzah tak mampu bisa dimaksimalkan dengan baik. Sriwijaya FC membalas dengan serangan terorganisir pada menit ke-11, namun umpan lambung Foday gagal dikonversikan Ramdhani menjadi gol.

Hingga turun minum, skor kaca mata masih bertahan.

Memasuki babak kedua, tim tamu tetap mengulur-ulur waktu dan memperlambat alur bola, sedangkan Ponaryo dkk terus memberikan tekanan. Pelatih Kas Hartadi memasukkan Diogo Santos pada menit ke-55, untuk menggantikan peran Ramdhani yang dianggap tidak maksimal.

Sedangkan, Persiwa Wamena mengganti penjaga gawang Dwi Kuswanto dengan Dedi Jaya Siregaran lantaran mengalami cidera. Persiwa berhasil memainkan tempo pertandingan, bahkan satu serangan balik tim tamu hampir membuat gol, sayangnya tendangan keras Junior pada menit 63 itu masih membentur tiang gawang.

Tim tuan rumah kembali mengganti pemain, dengan menarik Ahmad Jufrianto dan digantikan Immanuel Padwa pada menit 65.

Pada menit 74, tuan rumah mendapatkan hadiah pinalti setelah wasit melihat Vali Khorsadi mendorong Hilton yang mengejar bola di dalam kotak terlarang. Hilton yang mengeksekusi sendiri pinalti tersebut berhasil mengkonversikan menjadi gol.

Pada pengujung babak, Kas memasukkan M Sobran menggantikan Fandy Mochtar untuk menambal lini belakang. Hingga 90 menit pertandingan berlangsung, keunggulan 1-0 tim asal Sumsel itu tetap bertahan.

"Persiwa total bertahan sehingga tim kesulitan mencari celah, selain itu cuaca yang panas juga berpengaruh pada penampilan pemain pada babak pertama," kata Kas Hartadi.

Sementara, pelatih Persiwa Subangkit mengatakan timnya bermain cukup baik karena mampu meredam serangan tuan rumah. "Banyak peluang yang tercipta, tapi sepertinya keberuntungan masih berpihak pada tuan rumah," katanya.

Sumber
: http://www.centroone.com
readmore »»  

Persib Bandung Melumat Tim Promosi Persita


Persita - Persib Bandung (GOAL.com/Antara)

Persib Bandung berhasil meraup tiga angka saat menjamu Persita Tangerang dalam laga lanjutan Indonesia Super League (ISL) senin sore lalu (15/4) dengan kemenangan telak 5-1.

Kemenangan tim Maung Bandung tersebut diperoleh berkat sumbangan gol dari Muhammad Ridwan, Airlangga Sucipto, Sergio van Dijk dan Toni Sucipto (dua gol), sementara gol hiburan tim tamu dicetak oleh Cristian Carrasco. Hasil itu membuat Persib merangsek ke posisi ke-empat, menggusur Sriwijaya FC Palembang, sementara Persita tertahan di posisi ke-14 klasemen sementara ISL.

Babak Pertama

Persib Bandung langsung melancarkan serangan bertubi-tubi ke pertahanan Persita Tangerang sejak pertandingan baru dimulai. Hasilnya, tim Maung Bandung berhasil mencetak gol di menit ke-18, ketika umpan matang Sergio van Dijk mampu dimanfaatkan dengan baik oleh Muhammad Ridwan untuk mengubah kedudukan menjadi 1-0.

Persib seolah tidak puas dengan keunggulan satu gol tersebut. Tim tuan rumah terus menekan Persita dengan permainan dari kaki ke kaki. Sementara tim tamu berusaha keluar dari tekanan, namun upaya mereka selalu kandas di lini belakang Persib.

Menjelang jeda pertandingan, Persib semakin banyak mendapatkan peluang. Atep hampir menambah keunggulan di menit ke-39 namun tembakannya masih melayang di atas mistar gawang Persita.

Gol tambahan akhirnya tercipta tiga menit berselang, kesalahan kiper Mukti Ali Raja dalam mengantisipasi umpan silang Aang Suparman membuat Tony Sucipto dengan leluasa menjebol gawang Persita dan mengubah kedudukan menjadi 2-0.

Babak Kedua

Persib kembali tampil mendominasi di paruh kedua dengan terus melakukan serangan ke pertahanan Persita. Namun, meski demikian, Persib terlihat kesulitan mencetak gol tambahan karena finishing touch striker tim tuan rumah yang masih belum maksimal.

Di menit pertama, Persib langsung memperoleh peluang ketika Van Dijk mendapatkan sodoran bola dari Ridwan, namun sayang striker timnas Indonesia tersebut gagal mengarahkan bola tepat ke sasaran.

Tampak buntu dalam 30 menit paruh kedua, Persib akhirnya meledak dalam 15 menit terakhir pertandingan. Toni Sucipto kembali sukses memanfaatkan kesalahan pemain Persita untuk memperlebar kedudukan menjadi 3-0 di menit ke-74.

Persita sempat memperpanjang nafas untuk dapat mencuri poin setelah Carrasco berhasil merobek jala Persib di menit ke-85 melalui tendangan bebas yang tidak mampu diantisipasi oleh Shahar.

Namun, di sisa waktu yang ada, Persib mempertegas kemenangan mereka dengan mencetak dua gol tambahan. Satu menit berselang usai gol Carrasco, Airlangga kembali memperlebar kedudukan menjadi 4-1 setelah memanfaatkan umpan silang matang dari Van Djik.

Dan satu menit sebelum waktu normal berakhir, Van Dijk sukses menambah pundi golnya di ISL, sekaligus mengubah kedudukan menjadi 5-1. Gol tersebut menjadi gol kesepuluh Van Dijk dalam sepuluh laga yang telah dilakoninya sejauh ini.

Susunan Pemain

Persib Bandung:  Shahar, Aang, Naser, Tony, Supardi, Ridwan, Atep, Hariono, Messi, Dzumafo, Sergio van Dijk

Persita Tangerang: Mukti, Edmundo, Ledy Utomo, Minggus, Firdaus, Rio, Maman, Ade Tjandra, Riski Depora, Kim Dong Chan, Rishadi

Sumber : http://referensi-sepakbola.blogspot.com

readmore »»  

Monday, 15 April 2013

Arema Cukur Persela Lamongan 2-0

http://us.images.detik.com/content/2013/04/14/76/aremavsperselai.jpgArema Indonesia berhasil mencetak rekor tujuh kali kemenangan beruntun dalam laga lanjutan Indonesian Super League (ISL) saat berhasil menerkam tim tamu Persela Lamongan.

Tampil dengan formasi lengkap, menurunkan empat kuartetnya yakni Greg Nwokolo, Christian Gonzales, Keith Kayamba Gumbs, dan Alberto 'Beto' Gonzalves, tim asuhan Rahmad Darmawan (RD) ini pada babak pertama mampu unggul atas Persela lewat tendangan Penalti Beto.

Pada awal babak kedua Arema yang sudah unggul bermain agak menurunkan tempo. Walau demikian pada menit ke 54 sontekan pemain Arema  Greg Nwokolo berhasil menembus pemain belakang Persela dengan aksi driblinggnya dan berhasil memberikan umpan pada Christian Gonzales , namun sayangnya tendangan keras tersebut masih membentur tangan salah seorang bek Persela, namun wasit melihat hal itu bukan merupakan hands ball.

Melihat lini depannya agak tumpul, Pelatih Persela mengganti gelandang bertahan Catur Pamungkas dengan memasukkan Samsul Arifin, serta selang beberapa menit kemudian melakukan pergantian kembali dengan memasukkan Fandi Utomo dan menarik Gustavo Lopez pada menit ke 62.

Arema membuka peluang kembali menambah gol nya saat Greg Nwokolo yang lihai menngocek bola di langgar oleh bek Persela pada menit 67 sehingga terpaksa wasit memberikan hadiah tendangan bebas kepada Arema di area luar dekat kotak penalti, namun sayangnya eksekusi tendangan bebas Greg dapat digagalkan oleh kiper Persela Khoirul Huda dan bola rebound juga kurang bisa dimaksimalkan oleh Beto.

Persela yang mulai frustasi karena tidak dapat menjebol gawang Arema mulai menunjukkan permainan kerasnya dan  Djayusman Triasdi mendapat hadiah kartu kuning pada menit 70 setelah melanggar pemain Arema.

Petaka Persela Lamongan kembali datang saat RD mengganti Beto dengan pemain muda Dendi Santoso, sontak belum satu menit diturunkan pemain bernomor punggung 41 ini berhasil mencetak gol spektakuler dari jarak jauh bola hasil rebound tendangan dari Greg Nwokolo yang kembali berhasil mebgobrak-abrik sisi kiri pertahanan Persela, dan pada menit ke 75 Arema Unggul 2-0 atas Persela Lamongan.

Dua gol nampaknya belum membuat tim Singo Edan ini puas.  Greg yang masih penasaran untuk mencetak gol pada menit ke 79 kembali meluncurkan tembakan ke arah gawang Persela namun sayang tembakannya masih melambung diatas mistar gawang persela.

Persela di babak kedua bukan tanpa serangan, beberapa serangan mereka berhasil di selamatkan oleh pemain belakang Arema seperti serangan mereka pada menit ke 80 serta Heading Costas pada menit 82 juga masih dapat diselamatkan kiper Arema Kurnia Meiga.

Menuju menit 84 kedua kubu sama-sama mengganti pemain mereka di Persela Eki taufik digantikan oleh Arifki serta di kubu Arema Hendro siswanto gantikan oleh Dedi kusnandar.

Pertandingan yang berlangsung seru ini sempat dihentikan oleh wasit lantaran asap dari tribun penonton mengepung stadion Kanjuruhan yang menyebabkan pandangan para pemain terganggu.
Namun setelah menunggu kurang lebih lima menit wasit kembali meneruskan jalannya pertandingan.

Hingga pada menit Injury Time masih dengan rasa penasarannya Greg Nwokolo kembali melesakkan tembakkan ke arah gawang Persela namun tendangan tersebut masih bisa diredam oleh kiper Persela yang tampil cukup menawan walau kebobolan dua gol, hingga wasit meniupkan peluit tanda berakhirnya pertandingan Arema berhasil mengalahkan Persela dengan skor 2-0. 

Dengan raihan kemenangan ini Arema Berhsil menggser posisi Mitra Kukar di Posisi kedua, kemenangan ini juga bagian dari perayaan striker mereka Alberto Gonzalves yang berhasil menorehkan gol ke 100-nya dalam laga ini. 

Raihan tiga angka di kandang ini sangat amat penting mengingat tiga laga away Arema akan menghadapi tim-tim besar
 seperti Persib Bandung, Persiwa Wamena dan Pimpinan klasemen ISL saat ini Persipura Jayapura.

Sumber : http://www.aktual.co
readmore »»  

Sunarto Bintang Lokal Arema Yang Bersinar

Striker Arema, Sunarto, kembali menjadi pahlawan Singo Edan ketika mengalahkan Mitra Kukar 3-1 (2-0) di Stadion Kanjuruhan, Minggu (3/2/2013).
Dua gol (37’ dan 84’) yang diceploskan pemain bernomor 15 ini menjaga hasil positif kemenangan kandang Arema, sekaligus meruntuhkan keperkasaan Naga Mekes (julukan Mitra Kukar) yang empat pertandingan sebelumnya tak pernah kalah.
“Bikin gol adalah keinginan semua pemain sepakbola. Dan saya bersyukur bisa cetak dua gol di pertandingan penting seperti ini,” kata Sunarto saat ditemui Surya online di tengah lapangan usai pertandingan.
Pemain berjuluk The Joker ini menganggap lawan Arema kali ini sangat kuat. Pemain yang sudah mencetak tigal gol ini pun mengaku sempat sedikit grogi di awal babak pertama.
“Pertengahan babak kedua kami mulai enjoy dan memahami permainan mereka (Mitra Kukar). Dua gol saya ini untuk Aremania yang tetap support kami,” tutupnya.

Sumber : http://referensi-sepakbola.blogspot.com
readmore »»  

Sepasang Gol Boaz Cukur PBR 2-0

Dua Gol Boaz Benamkan PBR
Persipura Jayapura kembali meraih puncak klasemen Indonesia Super League (ISL) 2012/2013. Kepastian ini diperoleh setelah skuad asuhan Jacksen Tiago sukses melibas tuan rumah Pelita Bandung Raya (PBR) dengan skor 2-0 di Stadion Si Jalak Harupat, Minggu (14/4). Striker Timnas Indonesia Boaz Solossa memborong kedua gol tim Mutiara Hitam.
Dari menit pertama, Persipura tampil sangat mendominasi. Mengandalkan duet striker Boaz Salossa dan Ferinando Pahabol, beberapa kali Mutiara Hitam mengancam gawang PBR. Di menit 9 Persipura berhasil unggul 1-0. Handball Munadi di kotak penalti berbuah penalti. Boaz yang maju sebagai eksekutor berhasil menaklukkan kiper Eddy Kurnia meski arah bola sempat mampu dibaca. Persipura sementara unggul 1-0.
Meski telah unggul, Persipura tetap mengendalikan jalannya pertandingan. Sebaliknya, PBR sukses dipaksa lebih banyak bertahan dan hanya mengandalkan serangan balik. Namun, sayang peluang demi peluang yang diciptakan Persipura tak mampu menambah koleksi golnya. Hingga akhir babak pertama skor 1-0 untuk keunggulan tim Persipura Jayapura.
Di babak kedua, Persipura tetap tampil dominan. Pada menit-menit awal babak kedua, Persipura langsung menebar ancaman lewat Ferinando Pahabol. Sayang usahanya masih mampu digagalkan pertahanan PBR dan hanya berbuah sepak pojok. Namun Persipura tetap tampil agresif.
Hasilnya, pada menit 58, Boaz kembali menjebol gawang PBR yang dikawal kiper Eddy Kurnia. Memanfaatkan umpan Ian Kabes, Boaz berhasil melepaskan tendangan keras kaki kiri yang keras untuk menjebol gawang PBR. 2-0 Persipura sementara unggul.
Tuan rumah PBR sempat memiliki peluang emas di menit 63. Sayangnya, Gaston Castano terlambat untuk menyambut bolayang sempat membentur kaki bek Persipura, Bio Paulin di kotak penalti. Bola lebih dulu berada dalam pelukan kiper Yoo Jae-hoon. Meski beberapa peluang kembali tercipta, namun hingga pertandingan berakhir skor 2-0 untuk kemenangan Persipura.
“PBR terlihat kalah kelas dibanding Persipura. Kita bisa melihat bagaimana kesulitannya kami mendobrak pertahanan persipura. Tetapi saya sangat menghargai perjuangan pemain. Kita akan evaluasi ke depan supaya tim ini menjadi lebih baik,” kata Darko Janackovic, pelatih PBR, usai pertandingan.
“Kita bersyukur bisa mendapatkan hasil kemenangan. PBR mempunyai organisasi permainan yang berkualitas. Ditambah banyak pemain muda. Di babak kedua kami sedikit mengubah pola permainan,” ujar Jacksen Tiago.
Atas hasil ini Persipura meraih puncak klasemen ISL dengan menggeser Mitra Kukar. Persipura mendulang 34 poin dari 14 laga dan dua poin dari Mitra Kukar yang telah melakoni 16 pertandingan.

Sumber : http://referensi-sepakbola.blogspot.com
readmore »»  

Persiram Tahan Imbang PSPS 1-1

Persiram Lanjutkan Trend Positif Persiram Raja Ampat kembali meraih angka dalam partai tandangnya, setelah James Koko menahan imbang 1-1 tuan rumah PSPS Pekanbaru di Stadion Tuanku Tambusai, Bangkinang, pada lanjutan kompetisi Indonesia Super League (ISL) 2012/2013, Sabtu (13/4).

Torehan ini melanjutkan hasil positif tim Dewa Laut di laga tandangnya. Sebelumnya, Persiram sukses mendapatkan angka penuh ketika mengalahkan Persija Jakarta di Stadion Utama Gelora Bung Karno.

Pertandingan antara PSPS dan Persiram berlangsung imbang di babak pertama. PSPS sempat mendapatkan peluang di awal laga, namun tendangan Makan Kanoute dapat ditepis kiper Jendri Pitoy. Skor imbang tanpa gol bertahan hingga babak pertama usai.

Permainan kedua tim tidak mengalami perubahan di babak kedua. Namun Persiram mampu mengejutkan tuan rumah ketika mereka berhasil memecahkan kebuntuan lebih dulu di menit ke-49 saat James Koko Lomell menggetarkan gawang Fance Hariyanto.

PSPS yang kecolongan langsung tersengat. Tuan rumah akhirnya bisa menyamakan kedudukan selang tiga menit kemudian melalui gol Makan. Skor imbang 1-1 bertahan hingga pluit panjang ditiupkan wasit.

Tambahan satu angka ini mengangkat posisi Persiram ke peringkat tujuh klasemen sementara usai mengumpulkan poin 20 dari 15 laga yang sudah dijalani. Sementara itu, hasil imbang ini membuat PSPS melalui empat laga tanpa kemenangan. Kendati demikian, tm Asykar Bertuah mampu mendapatkan poin, setelah di tiga laga sebelumnya menelan kekalahan. Tim besutan Mundari Karya itu belum bisa meninggalkan zona play-off promosi-degradasi.

Sumber : http://referensi-sepakbola.blogspot.com
readmore »»  

Persisam Harus Rela Bagi Angka Dengan Barito Putra

Persisam Samarinda menemui jalan buntu menghadapi sepuluh pemain Barito Putra, dan dipaksa bermain imbang tanpa gol dalam lanjutan Indonesia Super League (ISL) 2012/13 di Stadion Segiri, Sabtu (13/4) malam WIB.

Tambahan satu angka ini mengembalikan Persisam ke peringkat tujuh klasemen yang sebelumnya direbut Persiram Raja Ampat. Tim Elang Borneo kini mengumpulkan 21 poin dari 15 laga yang sudah dilalui.

Sedangkan tambahan satu angka tidak memberikan pengaruh terhadap posisi Barito Putra. Laskar Antasari tetap berada di peringkat kesembilan dengan nilai 19 dari 15 pertandingan.

Tampil di hadapan ribuan pendukungnya di derby Kalimantan, Persisam langsung menggebrak pertahanan Barito Putra. Lancine Kone mencoba peruntungan dengan tendangan dari luar kotak penalti, tapi kiper Aditya Harlan masih bisa menepis bola.

Peluang demi peluang kembali diperoleh Persisam untuk mengungguli tamunya. Pemain muda Bayu Gatra mengancam pertahanan tim tmau di meit ke-19 dan 28, tapi tak satu pun membuahkan hasil.

Walau mendapat tekanan, Barito Putra sempat mengancam melalui eksekusi bola mati. Peluang diperoleh tim tamu selepas laga berjalan setengah jam. Tendangan bebas Mekan Nasyrov tidak bisa dimaksimalkan Sugeng Wahyudi setelah tandukannya melayang di atas mistar gawang Fauzi Toldo. Skor imbang tanpa gol bertahan hingga babak pertama usai.

Persisam tidak mengendurkan serangannya di babak kedua demi memecahkan kebuntuan mereka. Hanya saja, pertahanan Barito Putra yang lebih solid di paruh kedua ini membuat Persisam tidak mampu mengubah papan skor.

Tuan rumah memiliki kesempatan untuk mengemas tiga poin ketika Barito Putra harus bermain dengan sepuluh orang, menyusul kartu kuning kedua yang diperoleh Supriyadi pada menit ke-78 akibat melanggar Akhmad Sumardi.

Kendati demikian, keunggulan jumlah pemain ini tak bisa dimaksimalkan Persisam untuk memetik kemenangan. Hingga pluit panjang ditiupkan wasit, skor imbang tanpa gol tidak mengalami perubahan.

Sumber : http://referensi-sepakbola.blogspot.com

readmore »»  

Saturday, 13 April 2013

La Nyalla Ingin Riedl Latih Timnas 'Lagi'

Ketua Badan Tim Nasional (BTN), La Nyalla Mattalitti, berencana memanggil kembali Alfred Riedl untuk menggantikan Luis Manuel Blanco sebagai pelatih kepala tim nasional Indonesia.

"Pertama, saya akan memperbaiki struktur agar lebih baik dan jelas. Jangan ada lagi jabatan yang tidak perlu," jelas La Nyalla saat dihubungi wartawan, Selasa (9/4/2013).

"Saya kemudian disuruh untuk menentukan pelatih. Namun, saya masih bingung, siapa yang akan jadi pelatih. Kalau Blanco sebenarnya tidak masalah. Namun, rekomendasi dia tidak jelas dan sembilan anggota Exco tidak setuju jika Blanco jadi pelatih. Kemungkinan, saya akan panggil Riedl lagi," lanjutnya.

La Nyalla menilai, Riedl merupakan sosok yang pantas untuk menangani timnas, karena telah mengenai kekuatan timnas. Salah satu pencapaian terbaik Riedl adalah mengantarkan Indonesia sebagai runner-up Piala AFF 2010.

"Tentunya penunjukan pelatih timnas harus dilakukan dalam waktu dekat," tegas La Nyalla.

Blanco diangkat menjadi pelatih menggantikan Nilmaizar ketika BTN masih dipimpin Isran Noor. Namun, sejauh ini Blanco belum pernah memimpin timnas dalam sebuah pertandingan.

Posisi pelatih asal Argentina tersebut digantikan sementara oleh Rahmad Darmawan saat Indonesia melawan Arab Saudi beberapa waktu lalu. Dalam perkembangannya, terjadi perubahan di posisi ketua BTN.

Rapat anggota Komite Eksekutif PSSI di Surabaya, Senin (8/4/2013), menetapkan La Nyalla sebagai Ketua BTN. Sementara Isran Noor digeser menjadi wakil ketua.


Sumber :
http://server4.indocs.net
readmore »»  

Friday, 12 April 2013

Prediksi Persisam VS Barito Putera

Prediksi bola : Akhir pekan ini kompetisi sepakbola Liga Super Indonesia akan menggelar duel seru sesama tim Kalimantan, yaitu Persisam Samarinda melawan tamunya Barito Putra, di stadion Segiri Samarinda, Sabtu (13/4).
 
Laga sarat gengsi ini diprediksi berlangsung dalam tempo tinggi karena perbedaan kualitas materi pemain kedua tim ini cukup berimbang. Baik Persisam maupun Barito sejauh ini telah melakoni 14 pertandingan.
 
Dalam klasemen sementara, saat ini Persisam masih bercokol di peringkat 7 dengan nilai 20 unggul dua angka atas Barito Putra yang berada di posisi 9. Tipisnya perbedaan nilai ini menggambarkan bahwa kekuatan keduanya setara.
 
Secara head to head, Persisam dan Barito Putra belum pernah bertemu di ajang resmi Liga Indonesia. Jadi bisa dipastikan pertandingan akan berjalan seru dan ketat. Karena keduanya belum bisa meraba kelemahan masing masing. 
 
Bagi Persisam, kemenangan menjadi harga mati dalam laga ini. Selain untuk mengangkat tim ke posisi yang lebih baik lagi, laga ini juga sebagai pertaruhan gengsi nama besar Kalimantan. Armada Daniel Rukito ini juga akan tampil dengan materi terbaiknya.  
 
Berbekal waktu istirahat yang banyak dari tamunya, skuad Persisam tentu lebih bugar dari Barito yang baru saja melakoni away ke pulau Jawa. Namun kubu Persisam mesti waspada untuk menaklukkan lawannya ini bukan hal yang mudah. Tim Laskar Antasari julukan Barito, merupakan tim bagus dan memiliki pemain yang punya semangat juang tinggi. Apalagi mereka juga akan turun dengan kekuatan penuh dalam laga  nanti. 
 
Lima Pertandingan Terakhir Persisam Putra Samarinda:
30 Mar 2013 (ISL) Persiram 2 - 0 Persisam Putra Samarinda  
26 Mar 2013 (ISL) Persidafon 0 - 3 Persisam Putra Samarinda  
13 Mar 2013 (ISL) Persisam Putra Samarinda 0 - 2 Persiwa Wamena  
10 Mar 2013 (ISL) Persisam Putra Samarinda 0 - 0 Persipura 
06 Mar 2013 (ISL) Persepam Madura United 2 - 2 Persisam Putra Samarinda  

Lima Pertandingan Terakhir Barito Putra:
07 Apr 2013 (ISL) Mitra Kutai Kartanegara 1 - 0 Barito Putra  
03 Apr 2013 (ISL) Persib 3 - 2 Barito Putra 2 
28 Mar 2013 (ISL) Persiba Balikpapan 1 - 0 Barito Putra  
13 Mar 2013 (ISL) Barito Putra 2 - 2 Persiram  
09 Mar 2013 (ISL) Barito Putra 3 - 0 Persidafon

Sumber : http://www.bolaliar.com
readmore »»  

Thursday, 11 April 2013

Persibo Pulang Dengan 'Aib'

Persibo Bojonegoro akhirnya tersingkir dari fase Grup F AFC Cup dengan membawa aib. Bagaimana tidak, kekalahan 8-0 di kandang Sun Hei SC, Selasa (9/4) malam, mematahkan rekor milik Persibo sendiri yang sebelumnya digunduli New Radiant dengan skor 0-7.

Kekalahan ini sudah terbaca sebelumnya karena Laskar Angling Dharma hanya membawa 12 pemain, atau menyisakan satu pemain di bangku cadangan. Tiga pemain tidak bisa dimainkan karena skorsing kartu, yakni Marcelo Cirelli, Edi Gunawan dan Tamsil Sijaya.

Alih-alih ingin mencuri angka setelah sebelumnya menahan Sun Hei 3-3 di Indonesia, Persibo malah luluh lantak. Ini pertandingan kedua di luar kandang tanpa bisa menciptakan gol satu pun, setelah di laga pertama Grup F lalu dikalahkan 3-0 di kandang Yangon United.

“Ini kekalahan yang memalukan. Saya sebagai pelatih mohon maaf kepada masyarakat Bojonegoro. Kondisi tim tidak memungkinkan kami berbuat lebih banyak di kandang Sun Hei,” sesal Gusnul Yakin, Pelatih Persibo Bojonegoro. Hasil ini membuat Persibo resmi tersingkir dari persaingan Grup F.

Hanya mengemas satu angka dari empat pertandingan, Persibo mencatat defisit gol yang fantastis. Hanya memasukkan tiga gol dari empat laga, gawang Happy Kurniawan sudah dibolongi 21 gol. Persibo juga menjadi klub Indonesia terburuk yang pernah bertanding di kompetisi antar klub Asia level dua ini.

Bahkan derita Persibo bisa masih terus berlanjut. Sebab masih ada dua laga sisa menghadapi tim tangguh di Grup F. Laskar Angling Dharma masih harus melawat ke kandang New Radiant yang mengalahkan mereka di Stadion Manahan, Solo, dengan skor tujuh gol tanpa balas.

Satu pertandingan kandang yang tersisa juga bukan laga mudah, sebab lawannya adalah Yangon United yang masih memiliki peluang lolos dari fase grup. Manajemen juga meminta maaf atas hasil buruk di Hong Kong. “Ini hasil di luar dugaan dan kami meminta maaf secara terbuka,”ujar Manajer Persibo Nur Yahya.

Situasi tim Persibo jelang laga kontra Sun Hei memang layak disebut 'kalah sebelum berperang'. Berangkat ke Hong Kong hanya sehari jelang laga karena menunggu uluran tangan PSSI untuk biaya tiket pesawat, Persibo membawa amunisi yang sangat tipis. Striker Bijahil Chalwa bahkan menjadi cadangan kiper.

Sudah begitu, tim Oranye yang tidak pernah mempersiapkan laga dengan baik, kaget dihajar suhu dingin. Tak pelak, di babak pertama saja sudah tujuh gol yang terjaring gawang Happy Kurniawan. Persibo masih beruntung di babak kedua tidak kebobolan lebih banyak lagi.

Kontrak yang disodorkan manajemen kepada tujuh pemain sebelum laga ini, terbukti bukan dorongan motivasi yang manjur. Kendati situasi tim sebenarnya cukup mewakili hasil di AFC Cup, tapi itu tetap mendatangkan penyesalan yang dalam bagi Boromania, supporter fanatik Persibo Bojonegoro.

“Kami sebenarnya bisa menerima kalau di AFC kalah, karena memang level kami bukan di sana. Secara teknik maupun mental, tim tidak bisa diharapkan lebih banyak. Tapi kalau kalah dengan skor 7-0 kemudian 0-8, itu jelas sulit diterima dan kami sangat malu,” papar salah satu Boromania, Reza Pahlevi.

Dia pesimistis Persibo bakal membaik dalam waktu cepat dengan performa dan mental yang seperti itu. Lebih khawatir lagi jika rusaknya mental di AFC Cup bakal menular ke Indonesian Premier League (IPL). “Sekarang jadinya sulit berharap banyak. Lihat dulu saja lah bagaimana ke depannya,” tandas Reza.

Sumber : http://bola.okezone.com
readmore »»  

Wednesday, 10 April 2013

Taklukkan Kitchee, Semen Padang Perpanjang Rekor

Semen Padang sukses memperpanjang rekor kemenangan di babak kualifikasi Grup E AFC Cup. Kini giliran Kitchee SC yang menjadi korban, usai bermain dengan skor akhir 3-1 di Stadion H. Agus Salim, Rabu (10/4/2013) petang.

Kemenangan Semen Padang tak lepas dari peran Edward Wilson yang sukses mencetak dua gol pada laga ini ditambah satu gol dari Nur Iskandar. Sementara itu, satu gol dari Kitchee diciptakan oleh Jordi Tarres.

Sejauh ini Semen Padang menjadi tim yang belum terkalahkan di Grup E dan baru sekali bermain seri. Empat kemenangan menjadikan tim berjuluk Kabau Sirah ini memuncaki klasemen grup dengan raihan 10 poin serta berpeluang lolos ke babak 16 besar.

Jalannya Pertandingan

Babak Pertama:

Tampil dengan modal kemenangan 2-1 atas Kitchee SC pada leg pertama, membuat para pemain Semen Padang tampil percaya diri sejak menit awal babak pertama. Kitchee SC yang merupakan klub asal Hongkong tersebut terus mendapat gempuran dari tim tuan rumah.

Hasilnya skuad asuhan Jafri Sastra tersebut langsung mendapatkan dua sepak pojok secara beruntun. Akan tetapi, hingga menit ke-10 usaha dari anak-anak Semen Padang masih belum bisa menghasilkan gol.

Akhirnya, gol pembuka Semen Padang tercipta pada menit ke-14 lewat gol dari Edward Junior Wilson. Gol tersebut tercipta dari hasil serangan cepat Wilson yang menyisir sisi kanan lapang hingga mampu menerobos kotak penalti Kitchee dan meneruskannya menjadi sebuah gol.

Unggul 1-0 atas lawannya membuat Titus Bonai dkk semakin nyaman menguasai jalannya pertandingan dengan menguasai sektor tengah. Alhasil, para pemain Kitchee SC belum memberikan ancaman yang berarti.

Memasuki menit ke-25, tim asuhan Josep Gombau Balague asal Spanyol tersebut baru bisa melakukan tekanan kepada tim tuan rumah. Hasilnya, Kitchee SC mampu menyamakan kedudukan menjadi 1-1 pada menit ke-34.

Gol penyama kedudukan dari Kitchee SC diciptakan oleh Jordi Tarres lewat tandukannya di depan kotak penalti yang memanfaatkan umpan dari sisi kiri. Tanpa pengawalan, pemain asal Spanyol itu dengan mudah memasukannya ke gawang Fakhrurrazi.

Skor imbang membuat laga berjalan semakin sengit dan jual beli serangan pun tercipta pada menit 40-an. Jelang berakhirnya laga babak pertama, Semen Padang sebenarnya berhasil menjebol kembali gawang Kitchee.

Berawal dari sepakan keras Vendry Mofu dari dalam kotak penalti yang berhasil ditepis kiper lawan, Edward Wilson berhasil memanfaatkan bola muntah dengan baik. Sayang, gol tersebut dianulir karena wasit menilai pemain asal Liberia tersebut telah offside.

Jelang berakhirnya laga, tensi mulai panas dan hingga menjurus ke permainan kasar hingga wasit memberikan beberapa tendangan bebas. Laga sendiri harus berakhir dengan skor imbang 1-1 pada paruh pertama ini.

Babak Kedua:
Selepas turun minum, Semen Padang langsung berinisiatif lakukan serangan ke kubu Kitchee SC. Lagi-lagi Edward Wilson kembali membuat peluang mencetak gol, tapi sepakannya di menit awal babak kedua ini masih melebar ke sisi gawang lawan.

Serangan dari Semen Padang cukup membuat lini belakang Kitchee sedikit kewalahan. Tim Kabau Sirah mendapatkan hadiah tendangan bebas, akan tetapi Titus Bonai yang gagal mengeksekusi dengan baik dan hanya membentur pagar hidup Kitchee.

Menit ke-65 para penonton yang memadati Stadion Haji Agus Salim kembali bersorak usai tim kesayangannya menjebol gawang Kitchee SC kembali. Sayang, gol dari Edward Wilson harus kembali dianulir oleh wasit.

Akhirnya, para suporter Semen Padang dibuat bersorak usai timnya mencetakan gol kedua. Kali ini giliran Nur Iskandar yang berhasil melepaskan tendangan jarak jauh sangat terarah ke pojok gawang Kitchee pada menit ke-74.

Berhasil menggandakan kedudukan menjadi 2-1, Semen Padang kembali menguasai jalannya laga dan kubu lawan masih tak mampu menembus pertahanan Semen Padang. Wilson kembali mencetak gol keduanya pada menit ke-76 lewat tendangan bebas yang langsung menghujam gawang Kitchee.

Semen Padang pun berhasil unggul sementara dengan skor 3-1 atas tim asal Hongkong tersebut. Nur Iskandar dan Wilson sendiri secara bergantian menciptakan peluang dengan baik walau gagal menjadi gol.

Menit-menit akhir babak kedua, tim Semen Padang yang saat ini berkompetisi di Indonesian Premier League itu beberapa kali diserang Kitchee. Namun, barisan belakang Kabau Sirah masih cukup baik dan tampil disiplin hingga berhasil menutup laga dengan skor 3-1.

Sumber : http://bola.okezone.com
readmore »»  

Tuesday, 9 April 2013

Macan Kemayoran Persija Rahasiakan Perombakan

Persija JakartaPersija Jakarta mengisyaratkan perombakan pada putaran kedua kompetisi Indonesia Super League (ISL) musim 2012/2013. Namun, perombakan seperti apa yang akan dilakukan, Benny Dollo, juru taktik Persija, masih bungkam.

Perjalanan Macan Kemayoran, julukan Persija, di putaran pertama ISL memang terbilang menyedihkan. Pada putaran pertama ISL, Fabiano Beltrame dkk bisa dibilang selalu berkutat di papan bawah klasemen sementara ISL. Yang lebih parah, tercatat dua kali sudah Persija menghuni dasar klasemen sementara.

Fakta terseok-seoknya Persija di putaran pertama pun, bisa dilihat dari laju klub berkostum orange yang telah melewati 14 pertandingan sejauh ini. Catatan 10 kali kalah, dua kali imbang, dan baru dua kali meraih angka penuh jadi gambarannya. Persija pun sejauh ini, telah enam kali secara beruntun dipencundangi lawan-lawannya.

Untuk memperbaiki performa anak-anak asuhnya pada paro pertama, Bendol, sapaan akrab Benny Dollo, berniat untuk melakukan berbagai perombakan. Sayang, perombakan seperti apa yang akan dilakukan mantan pelatih tim nasional (timnas) Indonesia tersebut, masih dirahasiakan jajaran pelatih dan manajemen Persija.

”Kalau melihat apa yang ada saat ini, kami masih melakukan berbagai pembahasan dengan pak Ferry Paulus (Ketua Umum Persija). Kami juga belum bisa mengekspose berapa pemain yang kami butuhkan pada putaran kedua nanti. Masalah itu masih dalam pembahasan internal kami,” ungkap Bendol.

”Yang jelas, kami harus melakukan perubahan tersebut. Jika hal itu tidak dilakukan, mungkin Persija untuk bangkit akan suit. Karena dalam kondisi seperti ini, mentalitas pemain pun harus dipompa kembali. Kami harus bisa sama-sama keluar dari kemelut ini,” sambungnya.

Adapun alasan Bendol tidak ingin menyampaikan berbagai perombakan yang akan dilakukannya pada putaran kedua nanti, lebih dikarenakan ingin menjaga kesolitan tim. Menurutnya, jika hal itu sudah diberitahukan saat ini, bisa jadi malah akan jadi bumerang kepada anak-anak asuhnya sekarang.

“Sekarang kami masih dalam berkompetisi. Jika adanya perombakan itu dilakukan sekarang, pasti akan mengganggu konsentrasi para pemain kami. Kami tidak ingin membuat pemain berfikir macam-macam dulu saat ini. Kami hanya berharap seluruh pemain bisa terus fokus,” papar pelatih berusia 62 tahun tersebut.

Namun jika bisa ditelisik lebih dalam, Bendol besar kemungkinan tidak akan mempertahankan banyaknya pemain muda yang ada ditubuh Macan Kemayoran saat ini. Apalagi dirinya selalu menyatakan, jika banyak pemain-pemain yang masih butuh banyak pengalaman bertanding di dalam timnya.

Praktis hanya ada beberapa pemain senior di tubuh Persija. Contohnya Ismed Sopyan, Fabiano Beltrame, Amarzukih, Robertino Pugliara, Pedro Javier, dan Rachmat Affandi. Selebihnya, skuad Persija dihuni pemain-pemain yang terhitung masih hijau di kompetisi tertinggi Tanah Air.

”Materi pemain sekarang, Anda tahu sendiri diisi oleh pemain-pemain muda. Yang ada hanya Ismed yang sudah berumur, Nanak masih usia muda, Fabiano yang cukup berumur, lalu Robertino yang juga sudah berumur,” jelas Bendol.

”Selebihnya bisa dilihat seperti Anindito Wahyu yang juga masih muda, Kim masih muda, Jarot masih muda, Syahrizal apa lagi. Semua kebanyakan kelahiran 92-93. Jadi memang harus membutuhkan proses. Dan yang jadi masalah bagi kita, proses ini berada dalam ruang lingkup pertandingan yang sedang berlangsung,” tutupnya.

Sumber : www.bolaindo.com
readmore »»  

Monday, 8 April 2013

Bambang Pamungkas: Jadi Juru Kunci, Persija Harus Sakti

Mantan kapten Persija Jakarta, Bambang Pamungkas, menilai bahwa di musim kompetisi tahun ini, Persija tampil tidak pada wujud aslinya. Berbagai permasalahan intern tim, membuat Persija limbung dalam mengarungi kerasnya persaingan kasta tertinggi kompetisi di negeri ini.

Apa yang terjadi di Persija Jakarta saat ini, membuat Bambang Pamungkas terkenang obrolannya dengan Widodo C. Putra. Pada pertengahan tahun 1999 di Stadion Menteng, Bambang Pamungkas berbincang dengan salah satu sahabat, idola, sekaligus mentornya di atas lapangan hijau, Widodo C. Putra.

Saat itu Widodo menjelaskan, bahwa klub pertama yang dibelanya adalah Warna Agung. Di klub itu, ilmu Widodo menjadi tinggi, walaupun Warna Agung selalu berkutat di posisi juru kunci.

“Ya gimana ilmunya nggak tinggi, wong tiap kompetisi jadi juru kunci terus. Juru kunci kan ilmunya harus tinggi, kalo nggak tinggi, ya kalah sama setan penunggunya,” ujar Widodo, seperti ditulis Bambang Pamungkas di blog pribadinya, Senin (8/4/2013).

Bambang Pamungkas berharap, Persija dapat belajar dari pengalaman Widodo di Warna Agung tersebut, klub yang mampu menjadikan Widodo sebagai seorang pemain yang sakti, hingga berhasil membawa Persija dan Petrokimia Putra meraih gelar juara.

"Begitu jugalah seharusnya dengan Persija. Pengalaman berkutat di dasar klasemen selama putaran pertama, harus dapat menjadi sebuah pelajaran berharga," tulisnya.

"Pengalaman menjadi juru kunci harus mampu membuat Persija lebih sakti dan kembali tampil garang. Sehingga mampu kembali ke trek yang seharusnya. Karena setelah kita kehilangan Persebaya dan PSMS, tentu masyarakat sepakbola kita tidak ingin lagi kehilangan salah satu klub warisan sejarah sepakbola di negeri ini," tutur Bambang Pamungkas.

Sumber : http://www.tribunnews.com
readmore »»  

Timnas Ditinggal BP, Ini Penerusnya !

http://static.liputan6.com/201304/bambang-pamungkas-20-130402b.jpg
Selain kisruh PSSI, salah satu alasan pengunduran diri Bambang Pamungkas dari Timnas Indonesia adalah tim Garuda saat ini dihuni oleh banyak striker berkualitas yang secara usia lebih muda ketimbang dirinya. Kendati masih tercatat sebagai pencetak gol terbanyak bagi Timnas Indonesia hingga saat ini, namun Bepe ingin menyerahkan tugas membobol gawang lawan kepada para penerusnya. Siapa saja mereka?

Saat menghadapi Arab Saudi dalam laga Pra Piala Asia 2015 yang telah digelar beberapa waktu silam, Timnas Indonesia menyertakan sederet nama top di jajaran pemain depan. Bomber Persib Bandung, Sergio van Dijk, menjadi starter di laga itu, didampingi oleh duo Persipura, yakni Boaz Solossa dan Ian Louis Kabes, untuk mengisi lini serang Timnas Indonesia.

Sedangkan striker naturalisasi yang kini menjadi andalan Arema Indonesia, Greg Nwokolo, dan Irfan Bachdim yang saat ini merumput di Thailand bersama Chonburi FC, muncul dari bangku cadangan di babak kedua. Selain itu, masih ada Titus Bonai (Semen Padang), Andik Vermansyah (Persebaya Surabaya), dan Ferinando Pahabol (Persipura Jayapura) yang tidak dimainkan oleh pelatih Rahmad Darmawan di laga melawan Arab Saudi.

Selain nama-nama yang telah disebut di atas, Indonesia masih punya seabrek pemain depan yang tak kalah berkualitas, sebut saja Patrich Wanggai (Persipura), Cristian Gonzales (Arema Indonesia) Samsul Arif (Persela Lamongan), Tantan (Sriwijaya FC), Nur Iskandar (Semen Padang), M. Rahmat (PSM Makassar), Ferdinand Sinaga (Persisam Samarinda), Jajang Mulyana (Mitra Kukar), Yongki Ariwibowo (Barito Putera), dan lainnya.

Belum lagi barisan penyerang muda seperti Agus Supriyanto, Yosua Pahabol, Mario Aibekop, Syamsir Alam, Yandi Sofyan, Miko Ardianto, Saddam Husain, Fandi Eko Utomo, Vava Mario Yagalo, Syaffarizal Mursalin Agri, dan masih banyak lagi. Mereka inilah yang bakal menjadi pengisi lini depan Timnas Indonesia di masa yang akan datang.

Selain kharisma, jiwa kepemimpinan, dan rekor pribadinya sebagai pemegang caps terbanyak dan top skor timnas sepanjang masa, sebenarnya bukan masalah besar jika Bepe mundur dari timnas. Pasalnya, seperti yang juga dikatakan Bepe sendiri, Timnas Indonesia saat ini punya banyak penyerang yang tampil sangat baik di klubnya masing-masing.

Sekarang yang menjadi pertanyaan adalah, Apakah Para Striker Tersebut Mampu Menularkan Keganasannya Dalam Mencetak Gol di Klub saat Membela Tim Nasional Indonesia ?

Sumber : Sidomi.com
readmore »»  

Sunday, 7 April 2013

Shevchenko Segera Gabung Ke Mitra Kukar

Manajemen Mitra Kukar berharap mantan penyerang AC Milan Andriy Shevchenko sudah bergabung pada putaran dua kompetisi Indonesia Super League. Sejauh ini Mitra Kukar masih melakukan komunikasi dengan agen Shevchenko dan tetap berkeinginan memboyongnya ke Tenggarong.

"Perkembangannya kami masih menunggu hasil negosiasi waktu bermain si Shevchenko di Mitra Kukar. Kalau itu disepakati, peluangnya dia bisa memperkuat Mitra Kukar pada putaran kedua ISL," ujar Direktur Operasional Klub Mitra Kukar Suwanto saat dihubungi dari Samarinda, Jumat (5/4/13).

Menurut Suwanto, Mitra Kukar membutuhkan tambahan pemain berkelas pada putaran kedua agar bisa mendongkrak posisi klub yang saat ini semakin tergeser di perebutan tahta juara. Suwanto menilai performa Mitra Kukar menurun setelah sempat tampil apik di awal musim.

"Pastinya kami masih berharap, karena keputusan sepenuhnya tentunya ada di manajer kami dan Shevchenko sendiri," jelas Suwanto. Disinggung soal nilai kontrak, Suwanto belum mengetahui alasan pihak agen Shevchenko dalam menyepakati berapa kali Sheva tampil bersama Mitra Kukar.

Berdasarkan informasi yang berkembang, pemilik Andriy Shevchenko bersedia membela Mitra Kukar dengan tawaran hanya bisa tampil sekitar lima kali pertandingan. Pasalnya pemain yang kini membela Dinamo Kiev ini akan berakhir kontraknya sekitar bulan April-Mei 2013.

Sumber : http://bola.liputan6.com
readmore »»  

Penalti Esteban Hererra Tekuk Barito Putera

Penalti Hereira Tekuk Barito Putra
Gol penalti Esteban Hereira menghantarkan kemenangan Mitra Kukar atas Barito Putra 1-0 pada lanjutan Indonesia Super League di Stadion Aji Imbut Tenggarong, Kutai Kartanegara, Ahad (7/4/13).

Penalti diberikan wasit Moch Adung yang menganggap pemain belakang Barito Supriyadi mendorong Hereira di kotak 16 saat Hereira akan melakukan sundulan pada sisa waktu tambahan tiga menit.

Meski tidak turun dengan kekuatan terbaiknya dengan absennya Djibril Coulibaly dan Sackie Teah Doe, perlawanan tim tamu cukup menyulitkan Mitra Kukar.

Dominasi penguasaan bola dan strategi serangan yang cukup bervariasi yang diciptakan Achmad Bustomi dkk selalu bisa dimentahkan oleh barisan pertahanan Barito yang begitu solid.

Selain kokohnya barisan pertahanan tim tamu yang digalang Henry Njobi Elad dan Supriadi, penampilan kiper Aditya Harlan juga menjaga faktor kunci bisa menahan Mitra kukar 0-0 hingga waktu normal.

Pelatih Barito mengaku kecewa dengan kekalahan tipis ini setelah para pemainnya dianggap tampil bagus di sepanjang pertandingan. "Saya kasihan kepada para pemain saya yang sudah tampil habis-habisan dan justru malah kami ketiban hadiah penalti pada menit-menit akhir," tandasnya.

Sedangkan pelatih Mitra Kukar Stefan Hanson menilai buntunya para pemainnya untuk menciptakan gol karena memang lawan menerapkan pertahanan yang solid dan berlapis.

Sumber : Bola.liputan6.com
readmore »»  

FIFA Siap Bantu Sepakbola Indonesia Jika PSSI Solid dan Kompak

Ketua komite olimpiade Indonesia (KOI) Rita Subowo mengungkapkan, FIFA bersedia membantu meningkatkan prestasi sepakbola Indonesia bila kondisi internal PSSI solid dan kompak.

Hal itu diungkapkan Rita usai melakukan pertemuan dengan presiden FIFA Sepp Blatter di Zurich, Swiss. Kehadiran Rita di markas FIFA memenuhi undangan khusus orang nomor satu di organisasi sepakbola dunia tersebut.

Pertemuan antara Rita dan Blatter berlangsung selama kurang lebih 1,5 jam. Keduanya tidak hanya membicarakan sepakbola, melainkan juga olahraga secara umum, mengingat mereka sama-sama mengemban tugas sebagai anggota komite olimpiade internasional (IOC).

“Indonesia sangat berpeluang untuk  membentuk sebuah tim nasional yang andal, dan mampu berbicara di tingkat internasional. FIFA Siap membantu kita asalkan Internal di PSSI harus solid dan kompak,” ujar Rita melalui rilis dari media KOI yang diterima GOAL.com Indonesia.

Dalam kesempatan itu, Rita menyampaikan ucapan terima kasih kepada FIFA beserta jajarannya atas peran mereka, sehingga terlaksananya kongres luar biasa (KLB) PSSI yang berlangsung 17 Maret lalu.

“Atas nama segenap jajaran insan sepakbola di tanah air, saya mengucapkan terima kasih kepada FIFA yang bergitu peduli terhadap perkembangan sepakbola Indonesia,” kata Rita.

“Blatter juga menyampaikan terima kasih kepada saya selaku ketua komite olimpiade Indonesia yang telah meluangkan waktu untuk penyelenggaraan kongres luar biasa PSSI.”

Sementara itu juru bicara KOI Raja Pane mengatakan, kunjungan Rita ke markas FIFA merupakan undangan langsung dari Blatter, dan sudah diagendakan sebelumnya.

“Tidak benar kalau ada pemberitaan yang menyebutkan bu Rita menghindar dari panggilan KPK sebagai saksi dalam dugaan korupsi PON dengan tersangka Rusli Zainal,” kata Raja.

Ditambahkan, selama berada di Zurich, Rita mengagendakan rapat dengan federasi bola voli dunia (FIVB), dan baru akan kembali ke Jakarta pada 7 April.

“Ada agenda pertemuan dengan federasi voli dunia, karena bu Rita juga menjabat wakil presiden voli dunia. Jadi, sepulangnya dari Zurich akan memenuhi panggilan KPK,” ucap Raja.

Sumber : Goal.com
readmore »»  

Louis van Gaal: Kunjungan Ke Indonesia Lebih Spesial

Pelatih Belanda Louis van Gaal menilai kunjungan tim Oranje ke Indonesia dalam pertandingan persahabatan akan lebih spesial mengacu kepada ikatan sejarah kedua negara.

Belanda diagendakan melakukan pertandingan persahabatan melawan Indonesia di Stadion Utama Gelora Bung Karno Jakarta pada 7 Juni 2013, setelah penandatanganan kontrak dengan promotor Nine Sports.

“Kami tahu tim nasional kami dan pemain mereka mendapatkan dukungan fantastis dari suporter di Indonesia. Kami sudah menatap untuk membawa Oranje lebih dekat kepada fans, dan warisan kekayaan budaya,” ujar Van Gaal dilansir laman KNVB.

“Bagaimana pun juga, ada ikatan sejarah di antara kedua negara, yang membuat kunjungan ini akan berasa lebih spesial.”

Selain menggelar laga uji coba, kunjungan Belanda ini juga untuk memberikan dukungan kepada komunitas sepakbola Indonesia. Laman KNVB menyebut pertemuan ini merupakan yang pertama kalinya bagi kedua negara.

“Kami ingin membagi pengetahuan dan pengalaman sepakbola di Indonesia. Karena itu, sebuah program spesial sudah disusun yang akan membantu federasi sepakbola Indonesia membangun pengetahuan dan struktur sepakbola mereka,” kata direktur komersial KNVB Jean Paul Decossaux.

Sumber : Goal.com
readmore »»  

Kisruh PSSI Alasan Bepe Gantung Sepatu

Kisruh persepakbolaan Indonesia selama dua tahun terakhir menjadi salah satu alasan Bambang Pamungkas gantung sepatu dari tim nasional.

Melalui laman pribadinya, Bepe, sapaan Bambang mengungkapkan, keputusannya mundur dari timnas sebetulnya sudah ingin disampaikan pada Piala AFF 2012. Di ajang itu, Bepe memilih memakai nama 'Pamungkas' di jersey dibandingkan 'Bambang'.

“Awalnya saya pikir semuanya akan berjalan dengan mudah. Tinggal merangkai kata, upload ke blog pribadi, dan kemudian menyebarluaskan melalui akun Twitter saya. Selesai perkara,” tulis Bepe.

“Tetapi pada kenyataannya tidak semudah yang terpikir di benak saya. Butuh waktu lama untuk pada akhirnya saya berani untuk menulisnya. Padahal keputusan ini sudah saya ambil sejak empat bulan yang lalu.”

“Bagi mereka yang memperhatikan penampilan saya di perhelatan Piala AFF 2012, maka sejatinya ada hal yang tidak biasa tersaji di sana. Ketika itu pada detik-detik terakhir, saya memutuskan untuk menggunakan nama “PAMUNGKAS”, dari pada “BAMBANG” seperti yang biasa saya kenakan di jersey tim nasional saya.”

“Keputusan ini mungkin mengingkari janji saya sendiri 13 tahun lalu, janji setia saya kepada tim nasional Indonesia. Akan tetapi dengan segala dinamika dan pergolakan yang terjadi dalam sepakbola Indonesia selama dua tahun terakhir, membuat saya merasa yakin, jika sekarang adalah saat yang tepat bagi saya untuk melakukannya.”

“Lagi pula dengan nama-nama mumpuni di barisan depan tim nasional Indonesia saat ini, rasanya tenaga saya sudah tidak lagi terlalu dibutuhkan.”

“Saya mengawali 13 tahun karier saya bersama tim nasional dengan sebuah harapan besar, dan mengakhirinya dengan sebuah kemenangan besar. Sebuah kemenangan dari segala bentuk pemaksaan kehendak terhadap diri saya. Kemenangan diri saya atas nama sebuah kebebasan untuk mengungkapkan pendapat, menentukan sikap, serta bertindak atas nama sebuah hal yang saya yakini akan kebenarannya.”

“Melalui tulisan ini, maka secara resmi saya menyatakan mundur dari tim nasional Indonesia.”

Sumber : Goal.com
readmore »»  

Saturday, 6 April 2013

Susunan Pemain Terbaik ISL ( Maret 2013 )

ISL Telah Melewati Bulan Maret Dan Memasukki Bulan April, Di Bulan Maret Lalu ISL Telah Menghasilkan Banyak Gol, Semua Pemain Juga Telah Menunjukkan Permainan Terbaik nya Untuk Menjadi Yang Terbaik Di Indonesia Super League .

Baiklah, Ada Baiknya Saya Langsung Memberikan Info Saya Kali Ini Tentang " Susunan Pemain Terbaik ISL ( Maret 2013 ) " Seperti Kata Pepatah " Lebih Cepat Lebih Baik " Baik, Ini Dia Info Susunan Pemain Terbaik ISL Maret 2013 Versi GOAL.COM :

Susunan Pemain Terbaik ISL ( Maret - 2013 )


Kiper - Rivky Mokodompit

Sriwijaya FC


Tampil sebagai kiper pengganti, karena Ferry Rotinsulu mengalami cedera, Rivky Mokodompit memperlihatkan performa mengesankan sepanjang Maret. Sempat gugup di awal bulan, Mokodompit mulai percaya diri selepas mengalahkan Persib 2-1. Penyelamatan gemilang dilakukan Rivky di laga itu, dan saat tandang ke markas Persepam Madura United.

Bek - Mahyadi Panggabean

Sriwijaya FC


Peranan Mahyadi Panggabean dalam membantu Sriwijaya FC meraih lima kemenangan berturut-turut sepanjang bulan lalu sangat besar. Mahyadi tampil bagus, baik ketika mendapat tekanan, atau pun saat naik menyerang untuk menambah daya gedor Sriwijaya FC. Tak jarang penetrasi Mahyadi kerap merepotkan barisan pertahanan tim yang dihadapi.

Bek - Otavio Dutra

Persipura Jayapura


Bermain konsisten dalam dua bulan terakhir, Otavio Dutra tetap menjadi tembok pertahanan kokoh bagi Persipura. Bukan itu saja, Dutra menjadi bek dengan torehan gol bagus, yakni tiga. Pelatih Jacksen F Tiago menaruh kepercayaan besar kepada Dutra, dan menurunkan pemain ini secara penuh di lima laga.

Bek - Victor Igbonefo
Arema Indonesia

Performa konsisten juga diperlihatkan Victor Igbonefo dalam dua bulan terakhir. Walau Arema hanya melakoni dua laga pada bulan lalu, Igbonefo bermain bagus, dan gawang tim Singo Edan hanya kebobolan satu gol. Penampilan bagus ini juga dilanjutkan Igbonefo saat dipercaya menjalani debut dengan tim nasional Indonesia ketika dikalahkan Arab Saudi 2-1 di kualifikasi Piala Asia 2015.

Bek - Supardi

Persib Bandung


Bek kanan Persib ini menunjukkan performa bagus sepanjang Maret. Supardi tercatat dua kali membuat assist saat menghadapi Gresik United dan Pelita Bandung Raya. Penetrasi Supardi juga memaksa bek Persija Jakarta Fabiano Beltrame melakukan pelanggaran, sehingga diganjar kartu kuning kedua. Namun performa Supardi tidak istimewa ketika memperkuat tim nasional, mengingat ia dijadikan bek kiri.

Gelandang - Hilton Moreira

Sriwijaya FC


Perlahan-lahan, Hilton Moreira mulai bisa menjalani peranan yang pernah diemban Keith Kayamba Gumbs pada musim lalu. Setelah Kayamba hengkang, Hilton kini menjelma menjadi motor permainan Sriwijaya FC. Kreativitas dan umpan terukur Hilton kerap memanjakan pemain depan yang mengancam barisan belakang tim lawan. Bukan itu saja, Hilton juga melesakkan dua gol sepanjang Maret lalu.

Gelandang - Immanuel Wanggai

Persipura Jayapura


Penampilan mengesankan diperlihatkan Manu Wanggai sepanjang Maret. Wanggai menjadi pengatur kestabilan lini tengah Persipura, baik di saat bertahan maupun menyerang. Wanggai mengakhiri penampilan apiknya dalam lima laga bulan lalu dengan satu golnya ke gawang PSPS. Dia mendapat kepercayaan sebagai starter di tim nasional, dan bermain 90 menit.

Gelandang - Eddy Foday Boakay

Sriwijaya FC


Peranan pemain asal Liberia ini juga besar bagi Sriwijaya FC. Ketergantungan Laskar Wong Kito terhadap Eddy Foday Boakay cukup tinggi. Ia menjadi pencetak gol kemenangan saat mengalahkan Persib 2-1 dan Persita 2-0. Sempat dikabarkan dipecat manajemen Sriwijaya FC, karena memperkuat timnas Liberia, hal itu tidak mengganggu performa Eddy. Ia mengubah permainan Sriwijaya FC saat dimasukkan menggantikan Sutan Samma ketika tertinggal 1-0 dari Persela, sebelum akhirnya membalikkan hasil akhir.

Striker - Boaz Solossa

Persipura Jayapura


Masih memperlihatkan performa konsisten bersama Persipura. Boaz tak hanya bertugas sebagai striker, namun juga bisa digeser menjadi sayap kiri. Walau hanya mencetak dua gol sepanjang Maret lalu, yakni ke gawang PSPS Pekanbaru saat menang 5-0, tidak mengurangi peranan Boaz dalam membantu rekan satu timnya. Performa ini berlanjut di timnas. Sempat mencetak gol lebih dulu ke gawang Arab Saudi di awal laga, Indonesia akhirnya dipaksa menyerah 2-1.

Striker - Sergio van Dijk

Persib Bandung


Ketergantungan Persib terhadap sosok Sergio van Dijk makin meninggi. Sejak dimainkan pada Februari, Van Dijk mulai menyatu dengan permainan Persib. Pemain naturalisasi ini telah menyumbang tujuh gol bagi Persib dalam tujuh penampilannya sepanjang bulan lalu, satu diantara lewat tendangan dari jarak sekitar 30 meter saat mengalahkan Persija Jakarta 3-1. Ia juga hampir mencetak gol ketika menjalani debutnya bersama tim nasional ketika dikalahkan Arab Saudi 2-1.

Striker - Tantan

Sriwijaya FC


Maret menjadi performa terbaik Tantan bersama Sriwijaya FC. Sepanjang bulan lalu, Tantan hanya 'absen' mencetak gol, yakni ketika Sriwijaya FC mengalahkan Persita 2-0. Sepanjang Maret, enam gol dilesakkan Tantan, satu diantaranya berupa hat-trick ke gawang Gresik United di awal Maret. Aktor penting di balik rekor positif Sriwijaya FC dengan berhasil mengemas lima kemenangan beruntun, baik kandang maupun tandang.

Pelatih – Kas Hartadi

Sriwijaya FC


Setelah digasak Arema Indonesia pada akhir Februari, Kas Hartadi mampu mengubah wajah Sriwijaya FC menjadi tim solid sepanjang Maret. Laskar Wong Kito mencatat hasil sempurna di lima laga pada bulan lalu, baik kandang maupun tandang. Hasil ini membuat Sriwijaya FC perlahan-lahan menapak ke papan atas klasemen sementara. Kas juga bisa memaksimalkan seorang pemain yang tampil tidak konsisten seperti Tantan, menjadi striker yang haus gol.

PEMAIN PENGGANTI
Kiper Bek Bek Gelandang

Kurnia Meiga
(Arema)

Abdulrahman
(Sriwijaya FC)

Bio Paulin
(Persipura)

Zah Rahan
(Persipura)
Gelandang Striker Striker

M Ridwan

(Persib)

James Koko Lomell
(Persiram)

Kenji Adachihara

(Persib)

Sumber : Goal.com

~ Thanks For Visitting ~
readmore »»