Semen Padang sukses memperpanjang rekor kemenangan di babak kualifikasi
Grup E AFC Cup. Kini giliran Kitchee SC yang menjadi korban, usai
bermain dengan skor akhir 3-1 di Stadion H. Agus Salim, Rabu (10/4/2013)
petang.
Kemenangan Semen Padang tak lepas dari peran Edward
Wilson yang sukses mencetak dua gol pada laga ini ditambah satu gol dari
Nur Iskandar. Sementara itu, satu gol dari Kitchee diciptakan oleh
Jordi Tarres.
Sejauh ini Semen Padang menjadi tim yang belum
terkalahkan di Grup E dan baru sekali bermain seri. Empat kemenangan
menjadikan tim berjuluk Kabau Sirah ini memuncaki klasemen grup dengan raihan 10 poin serta berpeluang lolos ke babak 16 besar.
Jalannya Pertandingan
Babak Pertama:
Tampil
dengan modal kemenangan 2-1 atas Kitchee SC pada leg pertama, membuat
para pemain Semen Padang tampil percaya diri sejak menit awal babak
pertama. Kitchee SC yang merupakan klub asal Hongkong tersebut terus
mendapat gempuran dari tim tuan rumah.
Hasilnya skuad asuhan
Jafri Sastra tersebut langsung mendapatkan dua sepak pojok secara
beruntun. Akan tetapi, hingga menit ke-10 usaha dari anak-anak Semen
Padang masih belum bisa menghasilkan gol.
Akhirnya, gol pembuka
Semen Padang tercipta pada menit ke-14 lewat gol dari Edward Junior
Wilson. Gol tersebut tercipta dari hasil serangan cepat Wilson yang
menyisir sisi kanan lapang hingga mampu menerobos kotak penalti Kitchee
dan meneruskannya menjadi sebuah gol.
Unggul 1-0 atas lawannya
membuat Titus Bonai dkk semakin nyaman menguasai jalannya pertandingan
dengan menguasai sektor tengah. Alhasil, para pemain Kitchee SC belum
memberikan ancaman yang berarti.
Memasuki menit ke-25, tim asuhan
Josep Gombau Balague asal Spanyol tersebut baru bisa melakukan tekanan
kepada tim tuan rumah. Hasilnya, Kitchee SC mampu menyamakan kedudukan
menjadi 1-1 pada menit ke-34.
Gol penyama kedudukan dari Kitchee
SC diciptakan oleh Jordi Tarres lewat tandukannya di depan kotak penalti
yang memanfaatkan umpan dari sisi kiri. Tanpa pengawalan, pemain asal
Spanyol itu dengan mudah memasukannya ke gawang Fakhrurrazi.
Skor
imbang membuat laga berjalan semakin sengit dan jual beli serangan pun
tercipta pada menit 40-an. Jelang berakhirnya laga babak pertama, Semen
Padang sebenarnya berhasil menjebol kembali gawang Kitchee.
Berawal
dari sepakan keras Vendry Mofu dari dalam kotak penalti yang berhasil
ditepis kiper lawan, Edward Wilson berhasil memanfaatkan bola muntah
dengan baik. Sayang, gol tersebut dianulir karena wasit menilai pemain
asal Liberia tersebut telah offside.
Jelang berakhirnya laga,
tensi mulai panas dan hingga menjurus ke permainan kasar hingga wasit
memberikan beberapa tendangan bebas. Laga sendiri harus berakhir dengan
skor imbang 1-1 pada paruh pertama ini.
Babak Kedua:
Selepas
turun minum, Semen Padang langsung berinisiatif lakukan serangan ke
kubu Kitchee SC. Lagi-lagi Edward Wilson kembali membuat peluang
mencetak gol, tapi sepakannya di menit awal babak kedua ini masih
melebar ke sisi gawang lawan.
Serangan dari Semen Padang cukup
membuat lini belakang Kitchee sedikit kewalahan. Tim Kabau Sirah
mendapatkan hadiah tendangan bebas, akan tetapi Titus Bonai yang gagal
mengeksekusi dengan baik dan hanya membentur pagar hidup Kitchee.
Menit
ke-65 para penonton yang memadati Stadion Haji Agus Salim kembali
bersorak usai tim kesayangannya menjebol gawang Kitchee SC kembali.
Sayang, gol dari Edward Wilson harus kembali dianulir oleh wasit.
Akhirnya,
para suporter Semen Padang dibuat bersorak usai timnya mencetakan gol
kedua. Kali ini giliran Nur Iskandar yang berhasil melepaskan tendangan
jarak jauh sangat terarah ke pojok gawang Kitchee pada menit ke-74.
Berhasil
menggandakan kedudukan menjadi 2-1, Semen Padang kembali menguasai
jalannya laga dan kubu lawan masih tak mampu menembus pertahanan Semen
Padang. Wilson kembali mencetak gol keduanya pada menit ke-76 lewat
tendangan bebas yang langsung menghujam gawang Kitchee.
Semen
Padang pun berhasil unggul sementara dengan skor 3-1 atas tim asal
Hongkong tersebut. Nur Iskandar dan Wilson sendiri secara bergantian
menciptakan peluang dengan baik walau gagal menjadi gol.
Menit-menit
akhir babak kedua, tim Semen Padang yang saat ini berkompetisi di
Indonesian Premier League itu beberapa kali diserang Kitchee. Namun,
barisan belakang Kabau Sirah masih cukup baik dan tampil disiplin hingga
berhasil menutup laga dengan skor 3-1.
Sumber : http://bola.okezone.com
No comments:
Post a Comment