Tampil dengan formasi lengkap,
menurunkan empat kuartetnya yakni Greg Nwokolo, Christian Gonzales,
Keith Kayamba Gumbs, dan Alberto 'Beto' Gonzalves, tim asuhan Rahmad
Darmawan (RD) ini pada babak pertama mampu unggul atas Persela lewat
tendangan Penalti Beto.
Pada awal babak kedua
Arema yang sudah unggul bermain agak menurunkan tempo. Walau demikian
pada menit ke 54 sontekan pemain Arema Greg Nwokolo berhasil menembus
pemain belakang Persela dengan aksi driblinggnya dan berhasil memberikan
umpan pada Christian Gonzales , namun sayangnya tendangan keras
tersebut masih membentur tangan salah seorang bek Persela, namun wasit
melihat hal itu bukan merupakan hands ball.
Melihat
lini depannya agak tumpul, Pelatih Persela mengganti gelandang bertahan
Catur Pamungkas dengan memasukkan Samsul Arifin, serta selang beberapa
menit kemudian melakukan pergantian kembali dengan memasukkan Fandi
Utomo dan menarik Gustavo Lopez pada menit ke 62.
Arema
membuka peluang kembali menambah gol nya saat Greg Nwokolo yang lihai
menngocek bola di langgar oleh bek Persela pada menit 67 sehingga
terpaksa wasit memberikan hadiah tendangan bebas kepada Arema di area
luar dekat kotak penalti, namun sayangnya eksekusi tendangan bebas Greg
dapat digagalkan oleh kiper Persela Khoirul Huda dan bola rebound juga
kurang bisa dimaksimalkan oleh Beto.
Persela
yang mulai frustasi karena tidak dapat menjebol gawang Arema mulai
menunjukkan permainan kerasnya dan Djayusman Triasdi mendapat hadiah
kartu kuning pada menit 70 setelah melanggar pemain Arema.
Petaka
Persela Lamongan kembali datang saat RD mengganti Beto dengan pemain
muda Dendi Santoso, sontak belum satu menit diturunkan pemain bernomor
punggung 41 ini berhasil mencetak gol spektakuler dari jarak jauh bola
hasil rebound tendangan dari Greg Nwokolo yang kembali berhasil
mebgobrak-abrik sisi kiri pertahanan Persela, dan pada menit ke 75 Arema
Unggul 2-0 atas Persela Lamongan.
Dua gol
nampaknya belum membuat tim Singo Edan ini puas. Greg yang masih
penasaran untuk mencetak gol pada menit ke 79 kembali meluncurkan
tembakan ke arah gawang Persela namun sayang tembakannya masih melambung
diatas mistar gawang persela.
Persela di babak
kedua bukan tanpa serangan, beberapa serangan mereka berhasil di
selamatkan oleh pemain belakang Arema seperti serangan mereka pada menit
ke 80 serta Heading Costas pada menit 82 juga masih dapat diselamatkan
kiper Arema Kurnia Meiga.
Menuju menit 84 kedua
kubu sama-sama mengganti pemain mereka di Persela Eki taufik digantikan
oleh Arifki serta di kubu Arema Hendro siswanto gantikan oleh Dedi
kusnandar.
Pertandingan yang berlangsung seru
ini sempat dihentikan oleh wasit lantaran asap dari tribun penonton
mengepung stadion Kanjuruhan yang menyebabkan pandangan para pemain
terganggu.
Namun setelah menunggu kurang lebih lima menit wasit kembali meneruskan jalannya pertandingan.
Hingga
pada menit Injury Time masih dengan rasa penasarannya Greg Nwokolo
kembali melesakkan tembakkan ke arah gawang Persela namun tendangan
tersebut masih bisa diredam oleh kiper Persela yang tampil cukup menawan
walau kebobolan dua gol, hingga wasit meniupkan peluit tanda
berakhirnya pertandingan Arema berhasil mengalahkan Persela dengan skor
2-0.
Dengan raihan kemenangan ini Arema
Berhsil menggser posisi Mitra Kukar di Posisi kedua, kemenangan ini juga
bagian dari perayaan striker mereka Alberto Gonzalves yang berhasil
menorehkan gol ke 100-nya dalam laga ini.
Raihan tiga angka di kandang ini sangat amat penting mengingat tiga laga away Arema akan menghadapi tim-tim besar
seperti Persib Bandung, Persiwa Wamena dan Pimpinan klasemen ISL saat ini Persipura Jayapura.
Sumber : http://www.aktual.co
Sumber : http://www.aktual.co
No comments:
Post a Comment